Rekonstruksi Pembunuhan Ustaz Prawoto, Tersangka Asep Peragakan 8 Adegan

Senin, 19 Maret 2018 - 18:09 WIB
Rekonstruksi Pembunuhan...
Rekonstruksi Pembunuhan Ustaz Prawoto, Tersangka Asep Peragakan 8 Adegan
A A A
BANDUNG - Satreskrim Polrestabes Bandung menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap Ustaz R Prawoto (40) yang dilakukan tersangka Asep Maftuh (45). Dalam reka ulang di Halaman Makosatreskrim Polrestabes Bandung, Jalan Jawa, Senin (19/3/2018), tersangka Asep memperagakan delapan adegan.

Adegan diawali saat Asep menggedor rumah korban Ustaz R Prawoto menggunakan pipa besi pada Kamis 1 Februari 2018 pukul 07.00 WIB. Kemudian, pelaku Asep mengejar korban Asisten II Operasi Brigade Persis Komando Pusat itu sejauh 500 meter. Saat korban jatuh, Asep mengayunkan pipa besi ke arah kepala almarhum.

Lantaran pukulan benda keras berkali-kali, kepala korban terluka parah. Korban terkapar bersimbah darah. Penganiayaan itu disaksikan oleh Eny pemilik warung, Ikin, dan Danton. "Saya tidak bisa menghitung berapa kali saya memukul. Saya juga lupa bagian mana saja dari tubuh korban yang saya pukul," kata Asep Maftuh di sela-sela rekonstruksi.

Selanjutnya, tersangka Asep berhasil diamankan oleh Ikin dan Danton. Kemudian warga mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Santosa, Jalan Kopo. Namun nyawa R Prawoto tak terselamatkan.

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP M Yoris Maulana mengatakan, rekonstruksi kasus pembunuhan ini dilaksanakan untuk melimpahkan dan melengkapi berkas penyidikan yang segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung.

"Kami laksanakan rekonstruksi kasus penganiayaan yang menyebabkan Ustaz R Prawoto meninggal dunia agar jelas kejadian sebenarnya. Kami hadirkan pelaku penganiayaan, Asep Maftuh. Tersangka memperagakan delapan adegan," kata Yoris di tempat sama.

Disinggung tentang kondisi kejiwaan tersangka Asep, Yoris menuturkan, berdasarkan pemeriksaan psikiater, Asep mengidap gangguan kepribadian. Temperamental tersangka tak stabil. Kadang seperti orang normal dan bisa diajak berkomunikasi dengan baik. "Sedangkan saat kumat, emosi Asep meledak-ledak, bahkan mengamuk dan membahayakan orang lain. Hari ini kita lihat kondisi kejiwaan tersangka sedang stabil sehingga bisa memperagakan penganiayaan itu," ujar Yoris.
(zik)
Berita Terkait
Polres Tulungagung Selidiki...
Polres Tulungagung Selidiki Dugaan Penganiayaan Ulama
2 Ekskutor Penganiayaan...
2 Ekskutor Penganiayaan Sadis Dibekuk Polres Baubau
Polisi Tangkap Pelaku...
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di Hotel Oewa Asia Semarang
Pengakuan Mengejutkan...
Pengakuan Mengejutkan Bapak Pembunuh Anak dan Aniaya Istri hingga Kritis di Depok
Ayah Aniaya Anak Kandung...
Ayah Aniaya Anak Kandung hingga Tewas, Gegara Buang Air Kecil
Keluarga Korban Penculikan...
Keluarga Korban Penculikan di Langkat Minta Polisi Tangkap Pelaku
Berita Terkini
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
30 menit yang lalu
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
33 menit yang lalu
Berbagi Kebahagiaan,...
Berbagi Kebahagiaan, Komunitas Pajero One Santuni Puluhan Anak Yatim
56 menit yang lalu
Dinilai Tak Sesuai Budaya...
Dinilai Tak Sesuai Budaya Sunda, MUI Sesalkan Lagu 'Lalaki Langit' karya Bupati Purwakarta
1 jam yang lalu
BEM Psikologi UI Sebut...
BEM Psikologi UI Sebut LGBT Bukan Penyimpangan, MUI: Kampus Harus Ajarkan Mental Spiritual
2 jam yang lalu
Viral Video Letusan...
Viral Video Letusan Gunung Anak Krakatau Disertai Semburan Api Merah, PVMBG: Hoaks Buatan AI
3 jam yang lalu
Infografis
8 Negara dengan Aturan...
8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved