Polisi Diminta Segera Periksa Kades Pulau Gemantung Terkait Penjualan Cetak Sawah

Minggu, 04 Maret 2018 - 15:40 WIB
Polisi Diminta Segera...
Polisi Diminta Segera Periksa Kades Pulau Gemantung Terkait Penjualan Cetak Sawah
A A A
KAYUAGUNG - Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Ogan Komering Ilir (OKI) diminta segera memeriksa Sazali, Kepala Desa Pulau Gemantung, Kecamatan Tanjung Lubuk, OKI, terkait penjualan lahan cetak sawah di desa tersebut. Karena menurut laporan warga Pulau Gemantung sang Kades Sazali yang diduda melakukan penjualan eks tanah ulayat tersebut kepada warga di luar anggota tiga kelompok tani yang ditentukan oleh Kementerian Pertanian.

"Ya seharusnya Polisi dalam hal ini Polres OKI segera memeriksa Sazali karena dia yang mengetahui duduk persoalan penjualan lahan cetak sawah di Pulau Gemantung," kata Zainuddin salah satu warga OKI yang dihubungi SINDOnews, Minggu (4/3/2018).

Zainuddin menegaskan, ini sesuai dengan instruksi Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara agar jajarannya segera menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya dugaan penjualan lahan cetak sawah di Desa Pulau Gemantung tersebut. (Baca: Kapolda Instruksikan untuk Memproses Kasus Penjualan Lahan Cetak Sawah di OKI)

Menurut dia, kasus penjualan lahan cetak sawah di Pulau Gemantung ini sudah dilaporkan ke Polres OKI, Kejaksaan Negeri maupun Kantor Bupati secara resmi pada 17 November 2016.

Bahkan Kasat Reskrim yang dijabat AKP Haris Munandar yang dikonfirmasi wartawan Koran SINDO, pada 24 Maret 2016 juga menyatakan, bahwa Polres OKI masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

"Kasusnya masih dalam penyelidikan kita, memang prosesnya agak panjang, perlu kita ketahui bahwa lahan itu sebelumnya adalah tanah tak bertuan atau tanah ulayat (adat), kita membutuhkan data yang akurat dari Kantor Pertanahan (BPN) dan pemerintah daerah," kata AKP Haris Munandar kala itu. (Baca juga: Polres OKI Terus Selidiki Dugaan Kades Jual Lahan Cetak Sawah)

Menurut Zainuddin, berdasarkan keterangan warga Pulau Gemantung, Kades Sazali sempat terlihat di Polres OKI saat kasus ini mulai diselidiki sekitar 1 tahun lalu.

"Saya tidak tahu keperluan Sazali mondar mandir di Polres OKI beberapa waktu yang lalu, apakah diperiksa atau ada keperluan lain. Yang jelas sejak kasus ini bergulir di media massa sekitar 1 tahun lalu yang bersangkutan sempat terlihat di Polres OKI," timpalnya .

Sehingga, kata dia, Polres OKI seharusnya segera memeriksa lagi Sazali agar kasusnya menjadi jelas dan terang benderang. "Ya kita berharap Polisi segera memproses kasus tersebut hingga ke meja hijau," tandas Zainuddin.

Sementara itu hingga berita ini diturunkan no ponsel Kasat Reskrim Polres OKI AKP Haris Munandar yang dikonfirmasi tidak aktif.
(sms)
Berita Terkait
Terindikasi Korupsi,...
Terindikasi Korupsi, Koni Sumsel Digeledah Timsus Kejati Sumsel
Kejati Sumsel Periksa...
Kejati Sumsel Periksa Ketua KONI Sumsel, Nama Mantan Gubernur Disebut
Dugaan Korupsi, Kejati...
Dugaan Korupsi, Kejati Sumsel Periksa Tiga Pejabat KONI
Gubernur Sumsel Akan...
Gubernur Sumsel Akan Lantik Bupati Definitif Muara Enim
Riezky Aprilia Siap...
Riezky Aprilia Siap Mundur jika Gagal Berantas Pungli di Sekolah Sumsel
2 Tersangka Korupsi...
2 Tersangka Korupsi Masjid Sriwijaya Diperiksa di Rutan Pakjo
Berita Terkini
Kejar Target Jadi Ibu...
Kejar Target Jadi Ibu Kota Negara pada 2028, Otorita IKN Usul Tambahan Rp15,5 Triliun
21 menit yang lalu
Perbaikan Aceh Alami...
Perbaikan Aceh Alami Kemajuan Signifikan, Satgas PRR: Warga Mulai Tatap Masa Depan
32 menit yang lalu
Fundamental Solid, Perbanas...
Fundamental Solid, Perbanas Tegaskan Kesiapan Perbankan Dukung Ekonomi RI
39 menit yang lalu
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
2 jam yang lalu
Pramono Buka Peluang...
Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Penerima Tarif Gratis Transportasi Umum
2 jam yang lalu
Polres Jakpus Ungkap...
Polres Jakpus Ungkap Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda
2 jam yang lalu
Infografis
Pukul Petugas Rutan...
Pukul Petugas Rutan KPK, Nurhadi Segera Diperiksa Polisi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved