Puluhan Tahun Terisolasi, Kecamatan Saguling Kebut Bangun Infrastruktur

Senin, 26 Februari 2018 - 11:11 WIB
Puluhan Tahun Terisolasi,...
Puluhan Tahun Terisolasi, Kecamatan Saguling Kebut Bangun Infrastruktur
A A A
BANDUNG BARAT - Sempat terisolasi puluhan tahun akibat genangan waduk Saguling, kini pembangunan infrastruktur di Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat (KBB), terus digenjot.

Hal tersebut untuk mengejar ketertinggalan dari 15 kecamatan lainnya yang sudah lama terbentuk di KBB, agar kecamatan yang diresmikan pada Oktober 2011 ini pembangunannya bisa sejajar.

"Kecamatan Saguling adalah kecamatan termuda di KBB. Melalui bantuan pemerintah daerah dan CSR perusahaan, saat ini kami sedang fokus membangun infrastruktur khususnya jalan," kata Camat Saguling Asep Jarkasih, Senin (26/2/2018).

Asep mengatakan, jalan menjadi penting karena wilayahnya menjadi daerah penghubung terdekat dari Ibu Kota KBB di Ngamprah ke empat kecamatan yang ada di selatan KBB.

Dari total panjang jalan 16,6 km yang melintas Desa Bojonghaleang, Cikande, Cipangeran, Saguling, Girimukti, dan Desa Jati, yang baru tergarap sekitar 70%. Sisanya sekitar 4,4 km sedang dilakukan perbaikan dan 1,3 km belum tergarap.

"Kami juga mengajukan bantuan melalui Musrembang ke Pemprov Jabar untuk pelebaran jalan menjadi lima meter. Sebab yang sekarang lebarnya hanya tiga meter sehingga ketika ada kendaraan papasan sulit," ucapnya.

Termasuk juga pembangunan kantor kecamatan yang baru dibangun dan belum selesai sepenuhnya. Seperti jalan masuk ke kantor kecamatan yang masih tanah, tempat upacara, plaza kecamatan, gedung olahraga, lampu penerangan jalan umum (PJU), dan sarana prasarana pendukung perkantoran lainnya.

Dirinya optimistis dengan percepatan pembangunan infrastruktur maka perekonomian 30.685 warganya yang tersebar di 186 RT dan 53 RW bakal terangkat. Apalagi wilayahnya yang memiliki luas 3.205 hektare ini kaya akan hasil pertanian seperti jagung dan perikanan yang biasa dijual ke Bandung atau Jakarta.

"Dulu kalau mau jual hasil pertanian ke kota butuh waktu 2-3 jam, tapi kalau jalan sudah bagus perjalanan bisa kurang dari satu jam," sebutnya.
(nag)
Berita Terkait
Stafsus Menkeu: Inovasi...
Stafsus Menkeu: Inovasi Kebijakan Daerah Jadi Kunci Pembangunan Nasional
Kunjungi Pelosok, Gubernur...
Kunjungi Pelosok, Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Rp1 Miliar
Pohuwatu Gunakan Dana...
Pohuwatu Gunakan Dana Desa Bangun Rumah Sehat Komunal Gratis Bagi Warga Miskin
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Tunjukkan Komitmen Dukung Pembangunan Daerah
Daya Saing Award, Upaya...
Daya Saing Award, Upaya Majukan Potensi di Daerah
Akselerasi Pembangunan...
Akselerasi Pembangunan Daerah
Berita Terkini
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
17 menit yang lalu
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
1 jam yang lalu
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
1 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
2 jam yang lalu
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
2 jam yang lalu
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
3 jam yang lalu
Infografis
8 Peristiwa Besar di...
8 Peristiwa Besar di Indonesia Sepanjang Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved