Balita Kakak dan Adik Asal Lumpur Dapat Kaki Palsu
Rabu, 21 Februari 2018 - 17:18 WIB
Balita Kakak dan Adik Asal Lumpur Dapat Kaki Palsu
A
A
A
GRESIK - Derita Nauval Afif Rebani (5) tahun dan Muhamad Danis Aniq (3) sedikit terkurangi. Balita kakak dan adik dari Kelurahan Lumpur, Gresik, Jawa Timur itu mendapat bantuan kaki palsu dan kursi roda dari Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur.
Penyerahan bantuan dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Gresik saat Apel Besar Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas yang digelar Ditlantas Polda Jawa Timur, Rabu (21/2/2018). Kegiatan itu diikuti pelajar dari beberapa SMA, jajaran Polres Gresik, Polres Lamongan, Polres Tuban, dan Polres Bojonegoro.
Bantuan diterima orang tua balita Abdul Rohim (48) dan Nahya (43). Langsung diberikan Bupati Sambari Halim Radianto didampingi Kasubdit Dikyasa Polda Jatim AKBP Didik Hariyanto.
Mendapat bantuan, Nauval dan adiknya Danis didudukkan di atas kursi roda. Saat didorong dua anggota Polwan Polres Gresik, tiba-tiba Danis menangis. Bupati pun menggendong Danis diikuti AKBP Didik Hariyanto menggendong kakaknya.
Selain bantuan kursi roda dan kaki palsu, dua balita yang kakinya diamputasi setelah terlindas tronton di Jalan RE Martadinata, Lumpur, Gresik beberapa waktu lalu, mendapat santunan bupati.
Kasubdit Dikyasa Polda Jatim AKBP Didik Hariyanto mengatakan, peristiwa laka yang menimpa Nauval dan Danis kerap terjadi di jalan raya. Karena itu, pihaknya mengajak semua masyarakat untuk tertib berlalu lintas.
“Saya sertakan pelajar setingkat SMA pada kegiatan ini karena, 40% korban laka lantas adalah pada usia produktif. Kami ajak mereka untuk menjadi pelopor tertib lalu lintas, demi keselamata,” katanya.
Dijelaskan, kecelakaan lalu lintas di wilayah Polda Jawa Timur setiap tahun semakin meningkat. Pada tahun 2016 tercatat 23.000, sedangkan pada tahun 2017 meningkat menjadi 24.000.
“Kami berharap agar ada kontrol orang tua terhadap anaknya terutama yang masih pelajar. Jangan asal memberikan hadiah motor sementara anaknya belum cukup umur dan belum mempunyai SIM. Peran orang tua untuk mengarahkan anaknya sangat penting untuk mengurangi kecelakan di jalan,” tandasnya.
![Balita Kakak dan Adik Asal Lumpur Dapat Kaki Palsu]()
Penyerahan bantuan dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Gresik saat Apel Besar Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas yang digelar Ditlantas Polda Jawa Timur, Rabu (21/2/2018). Kegiatan itu diikuti pelajar dari beberapa SMA, jajaran Polres Gresik, Polres Lamongan, Polres Tuban, dan Polres Bojonegoro.
Bantuan diterima orang tua balita Abdul Rohim (48) dan Nahya (43). Langsung diberikan Bupati Sambari Halim Radianto didampingi Kasubdit Dikyasa Polda Jatim AKBP Didik Hariyanto.
Mendapat bantuan, Nauval dan adiknya Danis didudukkan di atas kursi roda. Saat didorong dua anggota Polwan Polres Gresik, tiba-tiba Danis menangis. Bupati pun menggendong Danis diikuti AKBP Didik Hariyanto menggendong kakaknya.
Selain bantuan kursi roda dan kaki palsu, dua balita yang kakinya diamputasi setelah terlindas tronton di Jalan RE Martadinata, Lumpur, Gresik beberapa waktu lalu, mendapat santunan bupati.
Kasubdit Dikyasa Polda Jatim AKBP Didik Hariyanto mengatakan, peristiwa laka yang menimpa Nauval dan Danis kerap terjadi di jalan raya. Karena itu, pihaknya mengajak semua masyarakat untuk tertib berlalu lintas.
“Saya sertakan pelajar setingkat SMA pada kegiatan ini karena, 40% korban laka lantas adalah pada usia produktif. Kami ajak mereka untuk menjadi pelopor tertib lalu lintas, demi keselamata,” katanya.
Dijelaskan, kecelakaan lalu lintas di wilayah Polda Jawa Timur setiap tahun semakin meningkat. Pada tahun 2016 tercatat 23.000, sedangkan pada tahun 2017 meningkat menjadi 24.000.
“Kami berharap agar ada kontrol orang tua terhadap anaknya terutama yang masih pelajar. Jangan asal memberikan hadiah motor sementara anaknya belum cukup umur dan belum mempunyai SIM. Peran orang tua untuk mengarahkan anaknya sangat penting untuk mengurangi kecelakan di jalan,” tandasnya.

(rhs)