Diminati, Rute Uji Coba Ok Otrip Bertambah 2 Rute

Selasa, 20 Februari 2018 - 00:10 WIB
Diminati, Rute Uji Coba...
Diminati, Rute Uji Coba Ok Otrip Bertambah 2 Rute
A A A
JAKARTA - Uji coba Program One Karcis One Trip (Ok Otrip) alami penambahan dua rute. DKI terus penuhi keinginan operator angkot existing untuk perluas rute Ok Otrip.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, ujicoba Ok Otrip yang dilakukan sejak 15 Januari itu akan berakhir pada 15 April mendatang. Menurutnya, dalam masa uji coba ini, pihaknya terus membuka pintu untuk penambahan rute dan operator existing yang belum bergabung. Termasuk penyesuaian tarif rupiah perkilometer yang akan diputuskan pada operasional resmi nanti.

Hari ini, lanjut Andri, ada 2 penambahan rute, yakni Lebak Bulus-Pondok Labu dan Grogol-Angke dari 2 operator yang sebelumnya sudah bergabung di 3 rute uji coba pada 15 Januari lalu dengan tarif rupiah perkilometer Rp3.459 perkilometer. Diantaranya yaitu, Kampung Melayu-Duren Sawit, Semper-Rorotan dan Kampung Rambutan-Pondok Gede.

"Jadi ada lima rute yang sudah terlayani Ok Otrip. Tapi operatornya masih 2. Kami terus berdiskusi dan mengajak operator lain segera bergabung dengan Ok Otrip. Pada 16 April mendatang tarif maksimal Rp5.000 apabila perjalanan diteruskan dengan TransJakarta. Kalau tidak ya Rp3.500," kata Andri di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (19/2/2018).

Andri menjelaskan, penambahan dua rute tersebut berdasarkan permintaan dua operator yang sudah mengikuti uji coba sebelumnya dan perjalanan penumpang lantaran mengalami keuntungan mengikuti Ok Otrip.

Untuk itu, dia berharap agar sembilan operator angkot yang belum bergabung segera mengikuti Ok Otrip. Dia berjanji akan memenuhi keinginan para operator tersebut yang kerap beralasan tidak sesuainya tarif rupiah perkilometer yang ditawarkan Rp3.459.

Berdasarkan hasil diskusi tim khusus yang terdiri dari operator, pengusaha angkot, Organda, PT Transportasi Jakarta, Dinas Perhubungan dan kepolisian, lanjut Andri, tarif rupiah perkilometer yang ditawarkan Rp 3.459 untuk jarak 195 kilometer tidak mampu ditempuh dengan kondisi lalu lintas di pusat kota. Menurutnya, tarif rupiah perkilometer tersebut memang berlaku di pemukiman. Namun, untuk menyesuaikan tarif rupiah perkilometer, kata dia, tim akan melakukan survei terlebih dahulu.

"Nah saat ini kami sedang survei tarif rupiah perkilometer untuk angkot trayek Tanah Abang. Tidak menutup kemungkinan penyesuaian tarif akan dilakukan di angkot operator yang belum ujicoba Ok Otrip," ungkapnya.

Terkait beban subsidi yang dikeluarkan apabila seluruh operator bersedia mengikuti Ok Otrip, Andri menyebut sudah disiapkan dan diperkirakan mampu menampung seluruh angkot di 11 operator. Apalagi, armada yang mengikuti Ok Otrip akan diseleksi sebelum semuanya diremajakan. Paling tidak berusia dibawah 10 tahun, Uji KIR, aman dan nyaman.

"Tahun ini subsidi kita siapkan Rp3,3 Triliun untuk 2.678 unit bus. Saat ini baru sekitar 1.400 unit dan di Januari baru bertambah 68 angkot. Jadi diperkirakan masih cukup menampung seluruh angkot di 11 operator yang mengikuti Ok Otrip," pungkasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Pemprov DKI Wajibkan...
Pemprov DKI Wajibkan ASN Gunakan Angkutan Umum Setiap Rabu
Mulai Akhir Pekan Ini,...
Mulai Akhir Pekan Ini, PT MRT Jakarta Tambah Jumlah Kereta
Buka 4 Rute Non-koridor,...
Buka 4 Rute Non-koridor, DKI Tambah 100 Unit Bus Transjakarta
Wacana Tarif Berdasarkan...
Wacana Tarif Berdasarkan Status Ekonomi Penumpang, Transjakarta: Ongkos Masih Rp3.500 per Penumpang
5 Stasiun di Jakarta...
5 Stasiun di Jakarta Ini Jadi Target Penataan Integrasi Angkutan Umum
Menhub Izinkan Angkutan...
Menhub Izinkan Angkutan Umum Beroperasi, Transjakarta-MRT Tetap Ikuti Pergub DKI
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
1 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
2 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
2 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
2 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
3 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
3 jam yang lalu
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved