Hilangkan Praktik Pungli, IPW Sarankan Ubah Sistem Pembuatan SIM

Kamis, 15 Februari 2018 - 23:25 WIB
Hilangkan Praktik Pungli,...
Hilangkan Praktik Pungli, IPW Sarankan Ubah Sistem Pembuatan SIM
A A A
JAKARTA - Indonesia Police Watch (IPW) menilai praktik pungli dalam pengurusan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) kerap dialami masyarakat. Perlu ada perubahan sistem dalam pengajuan pembuatan SIM agar tak membuka peluang adanya praktik pungli.

Ketua Presidium IPW Neta S Pane menuturkan, selama ini publik sangat merasakan fakta-fakta dan praktik pungli di pusat pelayanan kepolisian. Dia mencontohkan, seperti dalam pengurusan SIM misalnya, biaya resminya hanya Rp125.000 untuk SIM C. Namun faktanya masyarakat harus membayar Rp500-750.000 lewat calo.
Pasalnya, jika masyarakat tak melalui calo jangan harap bisa lolos ujian mendapatkan SIM. Menurut Neta, Propam, Irwasum dan Irwasda sudah berkal-kali melakukan operasi tetapi, pungli tetap saja terjadi.( Baca: Mabes Polri OTT Kasat Lantas Polres Bekasi Terkait SIM )

Hal ini karena praktik pungli sudah mengakar dan melibatkan banyak pihak serta menyangkut banyak kepentingan sehingga sulit untuk memberantasnya. "Sistem yang ada sangat mendukung. Akibatnya praktik pungli sulit dibasmi," tutur Neta pada Kamis (15/2/2018).

Untuk itu, Neta menyarankan harus ada perubahan sistem yang tidak membuka peluang untuk pungli. Dalam pengurusan SIM, STNK, BPKB dan TNKB misalnya, masa berlakunya harus seumur hidup dan tidak perlu ada perpanjangan. SIM, STNK,BPKB dan TNKB diurus ulang jika rusak atau hilang.

Jika hal ini diterapkan akan ada dua hal yang hilang. Pertama, praktik pungli dan percaloan hilang dalam proses perpanjangan. Kedua, praktik mafia proyek dalam perebutan pengadaan SIM, STNK, BPKB dan TNKB akan hilang.

Selama ini, selain pungli, praktik mafia proyek dalam proyek pengadaan di Polri sangat kental dan tidak pernah tersentuh. Neta mengatakan dalam praktik mafia proyek pengadaan SIM, STNK, BPKB dan TNKB setiap tahun rata-rata nilainya RP2 triliun dan ini tidak pernah disentuh.
(whb)
Berita Terkait
Polisi Usut Dugaan Pungli...
Polisi Usut Dugaan Pungli pada Kasus Keributan Satpam dan Warga di Kembangan
Warga Harap Oknum Lurah...
Warga Harap Oknum Lurah Terlibat Kasus Pungli Segera Divonis
Viral! Kades Pergoki...
Viral! Kades Pergoki Dugaan Pungli Oknum Polisi PJR di Pintu Keluar Tol Lebani Gresik
Lakukan Pungli di Kawasan...
Lakukan Pungli di Kawasan Wisata Palabuhan Ratu, 8 Petugas Parkir Diringkus Polisi
Kasus Pungli Rutan,...
Kasus Pungli Rutan, KPK Dalami Sebutan Lurah dan Korting
15 Terdakwa Kasus Pungutan...
15 Terdakwa Kasus Pungutan Liar Rutan KPK Divonis Hari Ini
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
6 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
8 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
8 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
8 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
8 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
8 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Rusia Bisa...
3 Alasan Rusia Bisa Ubah Prancis Menjadi Chernobyl Raksasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved