Tak Ada Titik Terang, Jamaah Umroh Pilih Laporkan Abu Tours

Senin, 12 Februari 2018 - 16:28 WIB
Tak Ada Titik Terang,...
Tak Ada Titik Terang, Jamaah Umroh Pilih Laporkan Abu Tours
A A A
PALEMBANG - Persoalan antara ribuan jamaah umroh Sumatera Selatan (Sumsel) dan biro perjalanan haji dan umroh Abu Tours, semakin berbuntut panjang.

Para jamaah kini melayangkan pengaduan ke Polda Sumsel terkait dugaan penipuan yang dilakukan Abu Tours, Senin (12/2/2018).

Edi Junaidi, pelapor yang mewakili para jamaah mengatakan, pengaduan ini dilayangkan setelah jemaah merasa tidak adanya jalan keluar terkait persoalan penundaan keberangkatan umroh oleh Abu Tours selaku penyelenggara.

"Tidak ada kejelasan dari Abu Tours, makanya kami laporkan," kata Edi.

Edi mengaku, para jamaah sudah menempuh berbagai upaya kekeluargaan untuk menuntaskan persoalan tersebut. Termasuk juga melakukan pertemuan dengan Direktur Abu Tours wilayah Barat, yang diketahui bernama Wajidi.

Hanya saja, pertemuan itu justru tak menemukan solusi. "Saat pertemuan itu, kami meminta uang kami dikembalikan. Tapi ditolak oleh pak Wajidi. Lalu dia mengusulkan tetap diberangkatkan dengan syarat masing-masing jemaah harus menambah uang sebesar Rp15 juta atau harus membawa dua jemaah dengan masing-masing membayar Rp21 juta," tuturnya.

Edi mengungkapkan, pihak Abu Tours beralasan, penambahan uang keberangkatan itu adanya kenaikan pajak dari pemerintah Arab Saudi sebesar 5%. Tapi para jamaah menganggap itu sudah tidak masuk akal. Sebab peraturan dari Departemen Agama, standar umroh Rp20 juta ditambah pajak 5% jadi Rp21 juta.

"Solusi itu, jelas membebani para jemaah, sehingga jemaah pun memutuskan menolaknya. Itu sudah tidak masuk akal. Sebab, kami menyetorkan uang bervariasi. Mulai dari Rp12 juta hingga Rp18 juta," tegasnya.

"Kami cuma meminta uang kami dikembalikan. Kami disini melaporkan tiga orang. Pemilik, Direktur, serta orang yang bertanggung jawab di Kantor Abu Tours di Palembang ini," pungkasnya.
(rhs)
Berita Terkait
10 Orang Ustaz Pembimbing...
10 Orang Ustaz Pembimbing dari BPHU Indonesia Diundang Syu'uun Diniyyah Masjid An Nabawi Madinah
Impian Umrah Ribuan...
Impian Umrah Ribuan Korban First Travel Kembali Terbuka
Polda Metro Tetapkan...
Polda Metro Tetapkan Bos Travel Hanania Jadi Tersangka Kasus Penipuan Jemaah Umrah
Biro Perjalanan Hadirkan...
Biro Perjalanan Hadirkan Umroh Virtual, Picu Pro dan Kontra
Digendam, Pasangan Lansia...
Digendam, Pasangan Lansia Serahkan Uang Umrah Rp120 Juta
Wamenhaj Ungkap Dugaan...
Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 M Modus Dam dan Badal Haji
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
1 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
2 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
3 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
3 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
3 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
3 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved