Pesan Megawati untuk Pemenangan Pilkada Serentak 2018 di NTT

Jum'at, 09 Februari 2018 - 19:34 WIB
Pesan Megawati untuk...
Pesan Megawati untuk Pemenangan Pilkada Serentak 2018 di NTT
A A A
SIKKA - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan pesan kepada kader dan simpatisan PDI Perjuangan untuk memenangkan pilkada di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur Marianus Sae-Emilia Nomleni.

Pesan itu disampaikan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat berpidato di acara konsolidasi pemenangan Pilkada Serentak NTT 2018 di Kantor DPC PDIP Sikka, Jumat (9/2/2018).

Kata Hasto, NTT adalah wilayah yang dikenal setia dan loyal kepada PDI Perjuangan sebagai saluran aspirasi politiknya. Karena itu pula, dirinya ditugaskan khusus oleh Megawati mengawal konsolidasi pemenangan pilkada di NTT.

"Maka, pesan pertama Ibu Mega, mari bekerja keras dan bergotong royong memenangkan Pilkada Serentak 2018 di NTT," kata Hasto.

Kedua, Megawati berpesan agar NTT membentuk barisan saksi yang militan, dalam artian berani bersuara dan menggugat bila ada kecurangan lawan. Dan, yang berani menolak bila ada lawan yang akan membayar untuk berkhianat.

"Suarakan, kalau ada yang mengaku sebagai pendukung Pak Jokowi, semua juga tahu bahwa Pak Jokowi lahir dari kepemimpinan Ibu Megawati di PDI Perjuangan," ujar Hasto.

Pesan ketiga Megawati, agar seluruh kader bergotong royong dan tak mudah dipecah-belah. Yang kuat harus mau membantu yang lemah.

Keempat, Megawati meminta agar selalu ditekankan bahwa visi misi calon kepala daerah yang diusung PDI Perjuangan pastilah Pancasilais. Dengan itu, pastilah calon-calon yang diusung partai itu takkan mendorong paham radikal, apa pun agamanya. "Dan pasti mendukung wong cilik," imbuh Hasto.

Diingatkan juga bahwa politik itu sejatinya penuh pujian, politik yang membangun surga di atas bumi. Karenanya, politik bukan sekadar menang, sehingga tak boleh menggunakan segala cara untuk menang.

"Buat apa menang kalau akhirnya akan menindas rakyat sendiri? Buat apa menang kalau curang? Betul tidak?" tanya Hasto.

"Betul," dijawab ribuan massa yang hadir.

"Itulah yang diajarkan Ibu Megawati," kata Hasto lagi.
(zik)
Berita Terkait
Kerap Jadi Alat Kampanye,...
Kerap Jadi Alat Kampanye, Masyarakat NTT Diimbau Kritis Baca Hasil Survei
Ahmad Johan Siap Pasang...
Ahmad Johan Siap Pasang Badan untuk Kemenangan Melki-Johni di Pilgub NTT
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Melki-Johni: Dukungan...
Melki-Johni: Dukungan 11 Parpol di Pilgub NTT Bukan Hanya soal Politik, Tapi Persahabatan
Didukung 11 Partai,...
Didukung 11 Partai, Melki-Johni Ingin Pilgub NTT Dirayakan Gembira
PDIP Putuskan Ansy Lema...
PDIP Putuskan Ansy Lema Bakal Calon Gubernur NTT
Berita Terkini
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
33 menit yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
1 jam yang lalu
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
3 jam yang lalu
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
13 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
15 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
15 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved