7 Anak Buaya Selundupan Dilepasliarkan

Jum'at, 09 Februari 2018 - 13:53 WIB
7 Anak Buaya Selundupan...
7 Anak Buaya Selundupan Dilepasliarkan
A A A
JAMBI - Petugas Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Jambi dengan melibatkan petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi, melepasliarkan tujuh ekor anak buaya yang diselundupkan melalui Bandara Sultan Thaha Jambi beberapa waktu lalu melalui X-Ray Cargo Bandara.

Pelepasliaran anak buaya ke habitatnya tersebut dilakukan petugas di kawasan konservasi yang merupakan habitat asli buaya di Cagar Alam Hutan Bakau Pantai Timur Nipah Panjang Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi. Tujuh ekor anak buaya yang dilepas tersebut terdiri dari empat ekor anak buaya muara (crocodylus porosus) dan 3 ekor anak buaya senyulong (tomistoma schlegelli).

Aksi penyelundupan satwa dilindungi tersebut telah melanggar aturan UU No 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Ekosistemnya dan UU No 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.

Berdasarkan konvensi perdagangan internasional, satwa dilindungi (CITES) buaya termasuk satwa Apendiks I. Satwa ini terancam punah jika perdagangan tak dihentikan. Sehingga, pelepasliaran merupakan upaya dari pelestarian satwa yang dilindungi.

Kepala SKIPM Kelas I Jambi Rudi Barmara saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, terkait penyelidikan pelaku penyelundupan saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) SKIPM Jambi dan BKSDA Jambi.

"Masih maraknya upaya penyelundupan satwa lindung dengan menggunakan berbagai modus tersebut, SKIPM Jambi akan lebih meningkatkan pengawasan bersama Aviation Security (Avsec) Bandara Sultan Thaha di pintu pemasukan dan pengeluaran barang kargo juga barang bawaan tentengan penumpang pesawat di terminal," jelasnya.

Sebelumnya, penyelundupan tujuh ekor anak buaya tersebut berhasil digagalkan. Awalnya, buaya itu akan dikirimkan ke Kendari kepada seorang pemesan. Untuk mengelabui petugas bandara, tujuh ekor anak buaya tersebut dikemas dalam dua paket melalui jasa pengiriman barang yang bertuliskan aksesori akuarium.
(zik)
Berita Terkait
Hewan Dilindungi Elang...
Hewan Dilindungi Elang Bido Diselamatkan Komunitas Pecinta Rimba dan Satwa Liar
Dua Bayi Hyena, A’ali...
Dua Bayi Hyena, A’ali dan Amman Lahir di Taman Safari Bali
5 Jam Terjebak di Kabel...
5 Jam Terjebak di Kabel Aliran Listrik Tegangan Tinggi, Kukang Liar Berhasil Diselamatkan
Fotografer Satwa Liar...
Fotografer Satwa Liar Temukan Penguin Albino yang Sangat Langka
Cegah Kepunahan, BKSDA...
Cegah Kepunahan, BKSDA Sulut Ajak Masyarakat Tak Konsumsi Satwa Liar
Warga Bukittinggi Digemparkan...
Warga Bukittinggi Digemparkan Musang Liar Datangi Toko Ponsel, Nyaris Gigit Pembeli
Berita Terkini
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
31 menit yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
1 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
2 jam yang lalu
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
5 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
9 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
9 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved