Orang Gila Aniaya Ulama, Oded Instruksikan 3 Dinas Ini Tingkatkan Pengawasan

Senin, 05 Februari 2018 - 19:24 WIB
Orang Gila Aniaya Ulama,...
Orang Gila Aniaya Ulama, Oded Instruksikan 3 Dinas Ini Tingkatkan Pengawasan
A A A
BANDUNG - Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial menginstruksikan tiga dinas terkait, yaitu Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan Satpol PP untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap orang-orang yang mengalami gangguan kejiwaan. Instruksi tersebut muncul setelah marak kasus penganiayaan sejumlah ulama yang dilakukan orang dengan gangguan kejiwaan.

"Saya sudah sampaikan kepada Kasatpol PP, bahkan ke temen-temen kepolisian sudah ngobrol bahwa kita harus meningkatkan pengawasan. Saya berharap ke depan aparat kewilayahan dari unsur muspika, danramil, kapolsek mereka bisa meningkatkan pengawasan," ujar Oded saat ditemui di Bandara Husein Sastranegara, Senin (5/2/2018).

Terkait kasus penganiayaan yang menimpa ulama di wilayah Kota Bandung, Oded berharap pihak kepolisian dapat mengusut tuntas kasus penganiayaan tersebut. "Kami berharap ini bisa diusut oleh aparat sampai jelas," kata dia.

Selain itu, Oded juga meminta kepada warga Bandung untuk lebih hati-hati dan segera melaporkan kepada aparat keamanan jika ada hal-hal yang dapat mengganggu ketertiban dan keamanan. "Saya berharap mudah-mudahan aparat terus bekerja dengan baik sehingga keamanan Kota Bandung bisa terwujud," ujarnya.

Disinggung apakah kasus tersebut berkaitan dengan jelang pilkada serentak, Oded enggan berkomentar lebih jauh. Dia menyerahkan semua urusan ini kepada kepolisian. "Saya sebagai pimpinan Kota Bandung, saya kira tidak pada tempatnya. Kita serahkan saja kepada pihak yang berwajib," ungkapnya.

Seperti diketahui, kasus penganiayaan dan ancaman terhadap ulama sempat terjadi kembali di Kota Bandung. Kasus pertama dialami terhadap pimpinan Ponpes Al hidayah, KH Umar Basri di Cicalengka, Kabupaten Bandung pada 27 Januari 2018. Korban dianiaya pelaku yang diduga mengalami gangguan kejiwaan.

Kemudian, kasus kedua menimpa Komandan Brigade PP Persis, HR Prawoto (45) oleh seseorang berinisial Asep Maftuh (40) yang diduga juga mengalami gangguan kejiwaan. Pelaku memukulkan pipa besi sehingga korban dilarikan ke rumah sakit namun tidak tertolong hingga akhirnya meninggal dunia.

Terakhir, seorang pemuda sempat mengancam empat remaja masjid dan ustaz dengan sebilah pisau di Masjid At Takwakal 1 di Jalan Karasak Lama, Kelurahan Karasak, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung pada Minggu 4 Februari 2018 malam.
(wib)
Berita Terkait
Ulama Kembali Diserang...
Ulama Kembali Diserang Orang Gila, Ini Kata Pakar Psikologi Forensik
PPP Kutuk Kekerasan...
PPP Kutuk Kekerasan terhadap Ulama
Terobos Rumah Ulama,...
Terobos Rumah Ulama, Pria Berusia 20 Tahun Digelandang ke Dinsos Jakarta
Yang Waras Ngalah: Kenangan...
Yang Waras Ngalah: Kenangan dan Hikmah Sowan Abah Anom
Penusukan Syekh Ali...
Penusukan Syekh Ali Jaber, MUI Minta Aparat Jamin Keamanan Para Dai
Soal Penyerangan Ulama,...
Soal Penyerangan Ulama, Psikolog Forensik Sebut Orang Gila Bisa Diprogram
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
6 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
7 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
7 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
8 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
8 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
8 jam yang lalu
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved