Ustaz R Prawoto Dikenal Baik dan Cukup Disegani
Jum'at, 02 Februari 2018 - 11:16 WIB
Ustaz R Prawoto Dikenal Baik dan Cukup Disegani
A
A
A
BANDUNG - Mendung masih menggelayuti Kampung Blok Sawah RT 1/3, Kelurahan Cigondewah Kidul, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung. Warga kampung ini kehilangan sosok R Prawoto (40) yang dikenal sebagai ustaz dan tokoh masyarakat yang baik hati.
Selain aktif di organisasi sayap Persatuan Islam (Persis) Pusat dan dipercaya sebagai Komandan Brigade Persis Pusat, bapak dari dua anak (anak pertama 14 tahun dan anak kedua berumur 1 bulan), dan satu istri ini juga dekat dengan kalangan militer.
Prawoto pernah dipercaya anggota TNI untuk melatih ilmu bela diri sepo. Hal itu dibuktikan sejumlah foto kedekatan almarhum dengan anggota TNI. Kini, sang Komandan Brigade Persis Pusat itu telah berpulang. Almarhum telah dimakamkan di Kampung Burujul, Desa Mekar Rahayu, Margaasih, Kabupaten Bandung pada Kamis 1 Januari 2018 pukul 23.30 WIB.
Warga mengenal almarhum Prawoto yang meninggal dunia akibat dianiaya oleh Asep Maftuh (45) pada Kamis (1/2/2018) sekitar pukul 07.00 WIB itu, sebagai sosok yang suka menolong orang. Almarhum tak segan menolong orang yang membutuhkan tenaganya.
"Almarhum itu koleganga banyak karena aktif berorganisasi. Kalau ada bencana banjir, Prawoto terjun membantu korban," kata Didin Zaenudin (45), adik ipar almarhum, ditemui di Kampung Blok Sawah RT 1/3, Jumat (2/2/2018).
Korban, ujar Didin, cukup disegani di Kampung Blok Sawah. Bahkan, Asep, sering "dijinakkan" oleh korban setiap dia mengamuk. "Kalau Asep lagi ngamuk, korban sering menenangkan pelaku. Setelah tenang, pelaku cium tangan korban," ujar Didin. (Baca juga: Ustaz Dibunuh, Tidak Semua Orang Stres Bisa Lolos dari Hukum ).
Selain aktif di organisasi sayap Persatuan Islam (Persis) Pusat dan dipercaya sebagai Komandan Brigade Persis Pusat, bapak dari dua anak (anak pertama 14 tahun dan anak kedua berumur 1 bulan), dan satu istri ini juga dekat dengan kalangan militer.
Prawoto pernah dipercaya anggota TNI untuk melatih ilmu bela diri sepo. Hal itu dibuktikan sejumlah foto kedekatan almarhum dengan anggota TNI. Kini, sang Komandan Brigade Persis Pusat itu telah berpulang. Almarhum telah dimakamkan di Kampung Burujul, Desa Mekar Rahayu, Margaasih, Kabupaten Bandung pada Kamis 1 Januari 2018 pukul 23.30 WIB.
Warga mengenal almarhum Prawoto yang meninggal dunia akibat dianiaya oleh Asep Maftuh (45) pada Kamis (1/2/2018) sekitar pukul 07.00 WIB itu, sebagai sosok yang suka menolong orang. Almarhum tak segan menolong orang yang membutuhkan tenaganya.
"Almarhum itu koleganga banyak karena aktif berorganisasi. Kalau ada bencana banjir, Prawoto terjun membantu korban," kata Didin Zaenudin (45), adik ipar almarhum, ditemui di Kampung Blok Sawah RT 1/3, Jumat (2/2/2018).
Korban, ujar Didin, cukup disegani di Kampung Blok Sawah. Bahkan, Asep, sering "dijinakkan" oleh korban setiap dia mengamuk. "Kalau Asep lagi ngamuk, korban sering menenangkan pelaku. Setelah tenang, pelaku cium tangan korban," ujar Didin. (Baca juga: Ustaz Dibunuh, Tidak Semua Orang Stres Bisa Lolos dari Hukum ).
(zik)