Calo Uji KIR di UP PKB Kedaung Angke Marak Akibat Bangunan Liar

Rabu, 24 Januari 2018 - 07:30 WIB
Calo Uji KIR di UP PKB...
Calo Uji KIR di UP PKB Kedaung Angke Marak Akibat Bangunan Liar
A A A
JAKARTA - Kepala UP PKB Kedaung Angke, Hendrico, membenarkan maraknya praktik percaloan uji KIR di depan kantornya. Para calo tersebut sengaja membuka warung makan dimana di dalamnya ada kantor yang diperuntukkan untuk melayani jasa uji KIR.

Menurut dia, apabila bangunan itu ditertibkan maka praktik calo bakal hilang. Untuk menertibkan bangunan liar itu, pihaknya telah berkirim surat ke sejumlah instansi terkait, mulai dari kelurahan, Satpol PP, kecamatan, hingga Sudin Sumber Daya Air. Namun hingga kini belum ada tindakan dari instansi tekait. "Itu tanah bukan milik mereka (calo). Kalau enggak salah milik Sudin Sumber Daya Air,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, aksi calo merajalela di UPPKB Kedaung Angke, Cengkareng, Jakarta Barat. Padahal, UP PKB yang berada di Jalan Peternakan I itu belum diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

UP PKB Kedaung Angke memiliki luas 32.000 meter persegi dan dapat melakukan pengujian kendaraan sebanyak 600 mobil dalam sehari. Uji KIR di UP PKB Kedaung Kali Angke cukup mudah. Sejumlah peralatan pengujian kendaraan sudah menggunakan sistem komputerisasi.

Calo Uji KIR di UP PKB Kedaung Angke Marak Akibat Bangunan Liar


Saat KORAN SINDO menjajal proses uji KIR dengan menggunakan teknik robot dan drive thruu, hanya membutuhkan waktu sekitar 15-20 menit. Pengendara tidak perlu turun dari mobil. Tinggal menuju beberapa loket, selesai.

Loket pertama merupakan tempat pendaftaran dan diwajibkan membawa buku KIR dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Setelah mendaftar mereka membayar uang retribusi berkisar Rp62 ribu-Rp87 ribu. Jumlah itu termasuk biaya pengulangan apabila pengendara gagal di uji pertama.

Setelah di loket retribusi pengendara lanjut ke loket pemeriksaan. Di sanalah dilakukan uji KIR dengan dibantu beberapa petugas penguji. Pengecekan mencakup bagian luar fisik kendaraan, rem, beban, lampu hingga klakson serta cek fisik dalam. Kamera CCTV juga tersebar di sejumlah titik, sehingga membuat petugas penguji tidak bisa melakukan pungli.
(thm)
Berita Terkait
Komisi B DPRD Kobar...
Komisi B DPRD Kobar Tinjau Pasar Indrasari Terkait Pungli terhadap Pedagang
Viral Aksi Pungli Remaja...
Viral Aksi Pungli Remaja di Kemayoran, Kini Lokasi Dijaga Ketat Dishub
Viral SMA Negeri di...
Viral SMA Negeri di Denpasar Bali Pungut Uang Pengadaan AC Rp1,5 Juta
Deretan Korban Pungutan...
Deretan Korban Pungutan Liar Rumah Tahanan KPK
Warga Harap Oknum Lurah...
Warga Harap Oknum Lurah Terlibat Kasus Pungli Segera Divonis
Pelindo III Siap Tindak...
Pelindo III Siap Tindak Tegas Pelaku Pungutan Liar
Berita Terkini
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
4 jam yang lalu
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
5 jam yang lalu
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
5 jam yang lalu
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
6 jam yang lalu
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
7 jam yang lalu
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
7 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved