Miris! Siswa Madrasah Belajar Bersekat Triplek Bolong

Kamis, 11 Januari 2018 - 14:40 WIB
Miris! Siswa Madrasah...
Miris! Siswa Madrasah Belajar Bersekat Triplek Bolong
A A A
LAMPUNG SELATAN - Puluhan siswa Madrasah Ibtidaiyah Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan terpaksa belajar digabung lantaran kekurangan ruangan kelas. Parahnya, dalam satu ruangan diisi dua kelas dengan bersekat dinding triplek yang berlubang.

Meski suasana bising kerap terjadi, para guru pantang menyerah dan berupaya membuat metode pembelajaran baru agar tercipta suasana belajar yang nyaman dan gembira. Namun, hal itu tidak berlangsung lama.

Sekolah Yayasan pendidikan Islam Madrasah Ibtidaiyah Nurul Hidayah, Desa Padan, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan memiliki 79 siswa. Madrasah ini hanya memiliki 3 ruang belajar.

Suasana kelas yang bising membuat konsentrasi belajar pun terganggu. Siswa terpaksa menanyakan materi pelajaran yang disampaikan guru hingga berulang kali.

Berbagai metode pembelajaran dilaksanakan oleh para dewan guru. Dari mulai satu kelas belajar di luar kelas, satu kelas menulis, kelas sebelah menerangkan juga pernah dilakukan.

Selain bersekat dinding triplek yang rusak dan berlubang, kelas 2 terpaksa belajar di lorong gelap dan sempit antara ruang kantor dan kelas 5.

Siti Nurjannah, kepala sekolah menuturkan, untuk mendapatkan bantuan ruang kelas baru menjadi harapan siswa guru. Upaya pengajuan baik ke kabupaten, provinsi, maupun pusat sudah sering kali dilakukan. “Namun selama 17 tahun lebih tidak ada bantuan sedikit pun jatuh ke sekolah ini,” kata Nurjannah.

Sementara itu, Kepala Kemenag Lampung Selatan Sukandi mengaku terdapat puluhan sekolah madrasah di kabupaten ini yang kondisinya cukup memprihatinkan. Pihaknya tidak bisa berbuat banyak dengan melihat kondisi yang ada.

Kondisi minimnya lokal kelas dan ruang belajar berdinding triplek buruk menyebabkan jumlah siswa setiap tahunnya menurun. Bantuan ruang kelas baru menjadi harapan guru, siswa dan wali murid agar dapat mengenyam pendidikan berbasis agama.
(rhs)
Berita Terkait
Penuh Kasih Sayang,...
Penuh Kasih Sayang, Prajurit TNI Rehab Sekolah Mirip Kandang Ayam
80% Bangunan Rusak,...
80% Bangunan Rusak, SDN Padurenan Bekasi Terima Program Revitalisasi Prabowo
Puluhan Sekolah di Jakarta...
Puluhan Sekolah di Jakarta Selatan Alami Rusak Berat
Miris! Siswa di Karawang...
Miris! Siswa di Karawang Terpaksa Belajar di Lantai Sekolah Gegara Tak Punya Meja Kursi
Pemulihan Pascabencana,...
Pemulihan Pascabencana, 3.084 Sekolah di Sumatera Direvitalisasi
Miris! Siswa SDN Sukadaya...
Miris! Siswa SDN Sukadaya Bekasi Bertahun-tahun Belajar di Ruang Kelas Berlubang
Berita Terkini
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
19 menit yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
47 menit yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
53 menit yang lalu
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
1 jam yang lalu
Penahanan Babe Aldo...
Penahanan Babe Aldo di Polda Kalsel, Pengacara Mencium Dugaan Ada Pesanan
2 jam yang lalu
Perkuat Desa Bugisan...
Perkuat Desa Bugisan Klaten, Pendapatan UMKM di Wisata Candi Plaosan Meningkat
2 jam yang lalu
Infografis
Bina Siswa Nakal di...
Bina Siswa Nakal di Barak Militer, Maarif Institut: Berpotensi Merusak Sistem Pendidikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved