Lima Hari Buron, Polres Depok Ringkus Ketua Geng Motor Jepang

Jum'at, 29 Desember 2017 - 17:35 WIB
Lima Hari Buron, Polres...
Lima Hari Buron, Polres Depok Ringkus Ketua Geng Motor Jepang
A A A
DEPOK - Polres Depok menangkap Aditya alias Jaloy (18) ketua geng motor Jembatan Mampang (Jepang). Secara keseluruhan polisi telah menetapkan 17 orang tersangka terkait aksi penjarahan di toko baju yang dilakukan geng motor ini beberapa waktu lalu.

Dari 17 orang tersangka, mereka terdiri dari 10 anak-anak, tujuh dewasa. Rinciannya, 14 orang adalah laki-laki dan tiga orang wanita. Mereka adalah AB (18), EAF (18), AP (20), AG (16), F (17), BL (16), YV (17), MP (18), DM (18), RA (18), WL, AL, HB dan M.

"Ada dua tersangka baru yang ditangkap yakni, Aditya dan Aldi alias Dendi (18). Adit adalah ketua geng motor Jepang. Mereka ditangkap di rumahnya masing-masing," ungkap Kapolresta Depok AKBP Didik Sugiarto, Jumat (29/12/2017).

Menurut Didik, Adit dan Dendi terlibat tiga kasus yang terjadi di Limo dan Sawangan. Saat itu, Adit dan Dendi bersama dengan delapan lainnya melakukan tindak pidana pada 22 Desember 2017 di tiga lokasi yakni, Jalan Muchtar Sawangan, Jalan Limo Raya Limo dan Jalan Pendopo Raya Limo Depok.

Untuk tersangka yang masih berusia anak-anak, lanjut Didik, pihaknya akan mengedepankan sistem peradilan anak. Sehingga tersangka anak masih mendapatkan haknya dalam proses hukum.( Baca: Sudah Sering Beraksi, Ini Jejak Geng Motor Penjarah Distro di Depok )

"Kita tangani sesuai aturan. Kalau ada hak anak untuk bersekolah maka akan difasilitasi," ujarnya. Ke depan, kepolisian akan mencoba mencari jalan untuk mengatasi fenomena geng motor. Termasuk langkah apa yang akan dilakukan bersama lintas sektoral dalam menanggulanginya.

"Misalnya menggelorakan kampanye untuk anak agar melakukan hal yang lebih positif dalam berkomunikasi. Diharapkan bergabung dengan komunitas yang lebih positif sehingga terhindari dari hal negatif dan menyimpang," tuturnya.

Selain itu akan dilakukan patroli yang lebih intensif serta dilakukan patroli dialogis. Artinya jika menemukan adanya segerombolan orang terutama pada malam hari akan dilakukan upaya dialog.( Baca: Puluhan Remaja Bersenjata Jarah Distro di Depok )

"Kemungkinan dilakukan pemeriksaan untuk memastikan menghindari dari potensi gangguan ketertiban masyarakat sehingga hal seperti ini bisa dicegah," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Unggah Motor Hasil Curiannya...
Unggah Motor Hasil Curiannya di Medsos, Geng Motor Dibekuk Polisi
Anggota Geng Motor Berusia...
Anggota Geng Motor Berusia 16 Tahun Ditangkap Polisi Gara-gara Curi Motor Satpam
Bak Ayam Sakit, Empat...
Bak Ayam Sakit, Empat Tersangka Anggota Geng Motor Tertunduk di Mapolres Bogor
37 Kali Beraksi Curi...
37 Kali Beraksi Curi Motor, 5 Anggota Geng Maling Motor Ditangkap di Bekasi
2 Anggota Geng Motor...
2 Anggota Geng Motor dan 5 Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi
Kediaman Keluarga Kerajaan...
Kediaman Keluarga Kerajaan Norwegia Dibobol Geng Motor, Barang Berharga Raib Dicuri
Berita Terkini
Arus Balik Long Weekend...
Arus Balik Long Weekend Padati Whoosh, Separuh Penumpang Bergerak ke Jakarta
36 menit yang lalu
Menag: Pembubaran Ibadah...
Menag: Pembubaran Ibadah di Bantul Tak Boleh Terulang Lagi
1 jam yang lalu
Pembudidaya Ikan Bioflok...
Pembudidaya Ikan Bioflok Karawang Sukses Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo
1 jam yang lalu
BMKG Sebut Siklon Tropis...
BMKG Sebut Siklon Tropis Jangmi Menguat, Ini Dampak Cuacanya bagi Indonesia
3 jam yang lalu
Polemik Film Pesta Babi,...
Polemik Film Pesta Babi, Aktivis Jakarta: Pancasila Mengajarkan Kritik Beradab
3 jam yang lalu
Jelang Akhir Libur Panjang,...
Jelang Akhir Libur Panjang, 40.714 Penumpang Kereta Mulai Kembali ke Jakarta
4 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved