Kasus Diskotek MG, DPRD Sarankan Satpol PP dan Disparbud Dirombak

Senin, 18 Desember 2017 - 19:22 WIB
Kasus Diskotek MG, DPRD...
Kasus Diskotek MG, DPRD Sarankan Satpol PP dan Disparbud Dirombak
A A A
JAKARTA - Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta Syarif menilai kasus diskotek MG di Jakarta Barat akibat lemahnya pengawasan dari Disparbud DKI dan Satpol PP. Untuk itu, SYarif menyarankan agar Gubernur DKI memberikan punishment terjadap Kepala Disparbud dan Kasatpol PP.

"Ada 3 metode untuk memberikan punishment dan reward kepada pejabat, yakni ada pemotongan TKD, penurunan pangkat, dan pemberhentian. Pemberhentian juga berlapis, ada yang terhormat dan tidak terhormat," kata Syarif di Balai Kota, Senin (18/12/2017).

Dalam kesempatan itu, Syarif menyarankan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mengevaluasi kembali Kepala Disparbud dan Kasatpol PP.

"Pejabat yang membidangi ini saya sarankan gubernur evaluasi. Mana yang dipilih, apakah pemotongan TKD, tinggal pilih dari tiga itu," lanjutnya.

Menurut Syarif, kepada pejabat yang berprestasi, sudah seharusnya pimpinan memberikan apresiasi. Sebaliknya, apabila dirasa kinerja pejabat kurang bisa dilakukan evaluasi hingga tindakan tegas.

Bahkan dalam kasus pengungkapan Diskotek MG, kepada Anies Syarif menyarankan agar merombak jajaran terkait hal itu.

"Ya kalau suatu ketika tidak punya alasan kuat untuk membantah fakta ini, ya dengan terpaksa rolling. Tapi kalau dia punya argument itu semua, tak perlu dirolling," ungkapnya.
(ysw)
Berita Terkait
3 Raperda Tentang Tata...
3 Raperda Tentang Tata Ruang Diupayakan Dibahas Simultan
Fraksi PKS Minta Pemprov...
Fraksi PKS Minta Pemprov DKI Tidak Potong TKD Tenaga Pendidik dan Kesehatan
DPRD DKI Jakarta Pertanyakan...
DPRD DKI Jakarta Pertanyakan Pembelian Tanah Rp700 Miliar
DPRD DKI Minta Pelaksanaan...
DPRD DKI Minta Pelaksanaan KJP Plus Tetap Berlangsung di Tengah Wabah Covid-19
DPRD DKI Minta Program...
DPRD DKI Minta Program Pengamanan Aset Jadi Prioritas di APBD 2023
Anggota DPRD Jakarta...
Anggota DPRD Jakarta Kritisi Pergub Poligami: Belum Ada Urgensinya
Berita Terkini
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
10 menit yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
26 menit yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
54 menit yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
1 jam yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
1 jam yang lalu
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
2 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved