DPRD DKI Jakarta Pertanyakan Pembelian Tanah Rp700 Miliar

Jum'at, 15 Mei 2020 - 20:26 WIB
loading...
DPRD DKI Jakarta Pertanyakan...
Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta Jupiter mempertanyakan ratusan miliar anggaran di Dinas Pertamanan dan Bina Marga untuk pembelian tanah. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pembelian tanah oleh Dinas Pertamanan dan Bina Marga DKI Jakarta mendapat sorotan wakil rakyat. Pembelian tanah itu dinilai tidak mendesak dan tidak bermanfaat. Yang lebih memprihatinkan lagi pembelian tanah tersebut di tengah kondisi pandemi Covid-19 .

"Saya mempertanyakan anggaran di Dinas Pertamanan ada pengadaan pembelian tanah untuk ruang terbuka hijau sebesar Rp374 miliar dan pengadaan tanah di Dinas Bina Marga DKI Jakarta Rp346 miliar ditengah kondisi Covid-19 ini. Kalau ditotal nilainya mencapai Rp700 miliar lebih," kata Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta Jupiter dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (15/5/2020).

Menurutnya, jika pembelian tanah untuk kepentingan Covid-19 tidak masalah. Namun bila untuk kepentingan diluar itu sangat disayangkan. Apalagi banyak lahan yang dibeli Dinas Pertamanan tidak dimaksimalkan. (Baca juga: Fraksi PKS Minta Pemprov DKI Tidak Potong TKD Tenaga Pendidik dan Kesehatan )

"Kami saja dari DPRD memiliki inisiatif untuk menghibahkan anggaran alat kelengkapan dewan sebesar Rp256 miliar untuk penanganan Covid-19. Sedangkan pemprov malah untuk kepentingan yang manfaatnya belum tentu jelas," tegas politisi Partai NasDem ini.

Jupiter ingin anggaran pembelian tanah tersebut dialokasikan untuk penanggulangan Covid-19 dan kesehatan. Termasuk untuk anggaran KJP. (Baca juga: Anies Terbitkan Pergub Larangan Bepergian ke Luar Kota )

"Saya khawatir kalau tidak dampaknya sangat besar untuk rakyat kecil. Marilah sekarang kita pikirkan bagaimana anggaran untuk kebutuhan masyarakat yang lebih diprioritaskan mengingat anggaran pendapatan DKI saat ini turun sebesar 53%," tandas Jupiter.

Ia menegaskan, saatnya sekarang memikirkan kebutuhan rakyat yang lebih prioritas. "Saya ingatkan kepada kepala dinas untuk sadar dan berpikir antara kebutuhan atau keinginan," tutupnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
KJP Plus Tahap 1 2026...
KJP Plus Tahap 1 2026 Sudah Cair, Cek Rincian Dana yang Diterima Siswa
Pekan Raya Jakarta 2026...
Pekan Raya Jakarta 2026 Belum Humanis bagi Pengunjungnya
Rekomendasi
Wakil Ketua Komisi VIII...
Wakil Ketua Komisi VIII DPR: Integrasi Zakat-Pajak Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat
10 Akademi Militer Terbaik...
10 Akademi Militer Terbaik di Dunia, West Point Paling Bergengsi
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
Berita Terkini
6 Kendaraan Tabrakan...
6 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Tol Bintara Arah Cakung, 1 Orang Tewas dan 2 Luka-luka
Kemarau Makin Meluas,...
Kemarau Makin Meluas, BMKG Prediksi Potensi Hujan Lokal Masih Tetap Ada
Pecinta Hewan Sambangi...
Pecinta Hewan Sambangi Kelurahan Pluit, Spanduk Larangan Memberi Makan Kucing Tak Bertuan Dicopot
Dukung Fatwa Haram MUI...
Dukung Fatwa Haram MUI Jatim, Kadin dan APVI Tegaskan Produk Vape Legal Bebas Narkoba
Ada Konser Akbar Monas...
Ada Konser Akbar Monas 2026, Berikut Ini Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 3.500 Meter
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved