2018, Sandi Optimis Pertumbuhan Ekonomi Jakarta di Atas 6%
Senin, 18 Desember 2017 - 09:42 WIB
2018, Sandi Optimis Pertumbuhan Ekonomi Jakarta di Atas 6%
A
A
A
JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, pertumbuhan ekonomi Jakarta meningkat 6%. Peningkatan itu berkat pertumbuhan Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) di Jakarta.
"Good news-nya adalah kita mendapat masukan data-data terakhir bawa perekonomian di Jakarta menunjukan sebuah rebond untuk memasuki sebuah 2018 optimis melihat pertumbuhan ekonomi Jakarta di atas 6%," kata Sandiaga di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (18/12/2017).
Politikus Partai Gerindra ini menambahkan, pertumbuhan tersebut disebabkan adanya kewirausahaan di akar rumput.
"Pertumbuhan lapangan kerja yang solid dan ini disumbang oleh kegiatan UMKM kegiatan ekonomi akar rumput kegiatan kewirausahaan pemula yang bisa menciptakan gerakan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja," kata Sandi.
"Jadi kami terus memantau, kita harapkan juga indeks yang meningkat dipertumbuhan lapangan kerja ini akan diikuti dengan penurunan kemiskinan dan penurunan pengangguran, kita harapkan Jakarta bisa bertumbuh solid di 2018 dan saya mengimbau semua perusahaan-perusahaan terutama yang menengah dan besar yang menunda investasinya karena khawatir terhadap wait and see dan tahun politik untuk fokus tetap berinvestasi," tuturnya.
Sandi mengatakan, tahun politik tidak akan berdampak negatif bagi pertumbuhan ekonomi di ibu kota.
"Karena sudah terbukti tahun politik ataupun kegiatan politik tidak berdampak negatif kepada pertumbuhan bisnis," terang suami Nur Asia ini.
"Tidak menambah ketidakpastian buktinya dalam kurun waktu 2 bulan setelah dilantik indeks harga saham di bursa efek Indonesia menunjukan kinerja yang sangat baik dan seperti kami prediksi diawal setelah pemilihan kemarin, bahwa indeks akan menembus angka psikologis 6.100 alhamdulillah bisa tercapai ini menunjukkan bahwa masyarakat investasi khususnya daripada pasar modal melihat pertumbuhan ekonomi yang solid baik di Indonesia secara umum ataupun Jakarta secara khusus jadi itu yang pertama," jelas Sandi menyudahi kabar baik tersebut.
"Good news-nya adalah kita mendapat masukan data-data terakhir bawa perekonomian di Jakarta menunjukan sebuah rebond untuk memasuki sebuah 2018 optimis melihat pertumbuhan ekonomi Jakarta di atas 6%," kata Sandiaga di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (18/12/2017).
Politikus Partai Gerindra ini menambahkan, pertumbuhan tersebut disebabkan adanya kewirausahaan di akar rumput.
"Pertumbuhan lapangan kerja yang solid dan ini disumbang oleh kegiatan UMKM kegiatan ekonomi akar rumput kegiatan kewirausahaan pemula yang bisa menciptakan gerakan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja," kata Sandi.
"Jadi kami terus memantau, kita harapkan juga indeks yang meningkat dipertumbuhan lapangan kerja ini akan diikuti dengan penurunan kemiskinan dan penurunan pengangguran, kita harapkan Jakarta bisa bertumbuh solid di 2018 dan saya mengimbau semua perusahaan-perusahaan terutama yang menengah dan besar yang menunda investasinya karena khawatir terhadap wait and see dan tahun politik untuk fokus tetap berinvestasi," tuturnya.
Sandi mengatakan, tahun politik tidak akan berdampak negatif bagi pertumbuhan ekonomi di ibu kota.
"Karena sudah terbukti tahun politik ataupun kegiatan politik tidak berdampak negatif kepada pertumbuhan bisnis," terang suami Nur Asia ini.
"Tidak menambah ketidakpastian buktinya dalam kurun waktu 2 bulan setelah dilantik indeks harga saham di bursa efek Indonesia menunjukan kinerja yang sangat baik dan seperti kami prediksi diawal setelah pemilihan kemarin, bahwa indeks akan menembus angka psikologis 6.100 alhamdulillah bisa tercapai ini menunjukkan bahwa masyarakat investasi khususnya daripada pasar modal melihat pertumbuhan ekonomi yang solid baik di Indonesia secara umum ataupun Jakarta secara khusus jadi itu yang pertama," jelas Sandi menyudahi kabar baik tersebut.
(mhd)