Selesai Panen, Tiga Petani Tewas Tersambar Petir

Selasa, 12 Desember 2017 - 19:12 WIB
Selesai Panen, Tiga...
Selesai Panen, Tiga Petani Tewas Tersambar Petir
A A A
KARAWANG - Tiga orang petani di Karawang, Jawa Barat, tewas tersambar petir saat berburu burung di hamparan sawah seusai memanen padi. Saat turun hujan ketiga korban bukan mencari tempat berteduh, malah berburu burung yang hinggap di atas tumpukan padi yang baru dipanen.

Saat mengendap-endap di dekat tumpukan padi tiba-tiba petir menyambar dan menghanguskan sekujur tubuh korban. Ketiga korban tewas tersebut, adalah Haris (47), dan Nurifan (19), warga Desa Medang Asem, serta Jumat (45) warga Desa Jayakerta, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Menurut keterangan saksi, Sawal (18), peristiwa tersebut terjadi Senin 11 Desember 2017 menjelang maghrib. Saat itu dia bersama ketiga korban dan seorang rekannya Juli (18) baru saja selesai memanen sisa padi yang terkena hama wereng.

Setelah memanen tiba-tiba turun hujan lebat, namun untuk kembali pulang ke rumah cukup jauh sehingga mereka bertahan di tengah sawah meski diguyur hujan deras. Saat itu korban Haris mengajak mereka menangkap burung yang hinggap di atas padi. Saat sedang mengendap-endap mendekati burung, tiba-tiba kilatan cahaya yang menyilaukan disertai suara menggelegar bom.

"Cahaya itu menyilaukan dan suaranya keras seperti bom ada didekat kita yang sedang berkumpul. Saat cahaya hilang kami baru bisa melihat ada dua orang yang tergeletak dengan dengan luka bakar di muka dan kepala disertai kucuran darah. Seorang lagi sempat selamat dan berlari ke arah jalan namun akhirnya dia juga tersambar petir," katanya seusai pemakaman korban, Selasa (12/12/2017).

Sementara seorang korban selamat Juli bin Warta (18) warga Dusun Babakan, RT 09/03, Desa Medangasem, membenarkan penjelasan Sawal bin Hamid. Semua yang selamat sangat panik sedangkan pendengaran masih sakit akibat besarnya suara geledek.

"Baru pertama kali melihat langsung kilatan petir menyambar dengan cahaya sangat menyilaukan mata. Posisi kita dengan korban berdekatan, namun kami selamat. Tapi telinga kami terus berdengung dan masih syok sampai sekarang," katanya.
(wib)
Berita Terkait
16 Orang Tewas Disambar...
16 Orang Tewas Disambar Petir di India Saat Selfie
Petani Bojonegoro Tewas...
Petani Bojonegoro Tewas Tersambar Petir di Sawah
Petani di Sampang Tewas...
Petani di Sampang Tewas Disambar Petir saat Menanam Padi di Sawah
Tragis! Dua Petani Wanita...
Tragis! Dua Petani Wanita di Sumenep Tewas Tersambar Petir saat Bekerja di Sawah
Tersambar Petir di Gerbang...
Tersambar Petir di Gerbang Sekolah, 2 Siswa SMP Bumiayu Brebes Tewas, 4 Terluka Bakar
Tragis! 2 Remaja Tewas...
Tragis! 2 Remaja Tewas Disambar Petir saat Latihan Sepak Bola di Lapangan
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
1 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
3 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
3 jam yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
4 jam yang lalu
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
6 jam yang lalu
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
6 jam yang lalu
Infografis
Atasi Banjir Jakarta,...
Atasi Banjir Jakarta, Pramono Instruksikan Normalisasi Tiga Sungai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved