Wisata dan Introduksi Teknologi Pertanian, Resep Anas untuk Lintas Selatan Jatim

Sabtu, 09 Desember 2017 - 17:38 WIB
Wisata dan Introduksi...
Wisata dan Introduksi Teknologi Pertanian, Resep Anas untuk Lintas Selatan Jatim
A A A
BANYUWANGI - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menilai, pengembangan jalan pantai selatan Jawa (pansela) atau yang biasa dikenal dengan sebutan Jalur Lintas Selatan (JLS) Jatom yang membentang dari Kabupaten Banyuwangi sampai Pacitan perlu menjadi prioritas ke depan. Jalan tersebut bakal mendorong pengembangan ekonomi wilayah selatan.

“Serta mengurangi disparitas antara wilayah selatan dan utara. Selama ini kesejahteraan warga di wilayah selatan Jatim selalu lebih rendah dibanding kawasan utara. Pendapatan per kapita dua kawasan itu timpang. Pusat ekonomi dengan infrastruktur oke dan SDM unggul memusat di utara dengan Surabaya sebagai episentrumnya. JLS menjadi salah satu jalan mengoreksi disparitas spasial tersebut,” ujar Anas saat meninjau JLS sisi Banyuwangi, Sabtu (9/12/2017).

Menurut Anas, yang kini maju sebagai calon wakil gubernur Jatim, pembangunan JLS bisa diakselerasi dengan sinergi pusat, provinsi, dan kabupaten. Pemanfaatan jalur tersebut bisa menjadikan banyak kawasan sepanjang JLS sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.

“Tentu juga harus dibarengi dengan pengembangan SDM dan introduksi inovasi teknologi baru untuk mengangkat potensi pertanian dan perikanan sepanjang jalur tersebut,” papar Anas. Bupati Banyuwangi ini juga menggarisbawahi penataan ruang bersama di sepanjang jalur tersebut.

“Kita rumuskan kluster-kluster pengembangannya. Bikin pengendalian kawasan bersama lewat tata ruang yang baik. Fokus utamanya saya kira ada pengembangan pariwisata dengan melibatkan komunitas rakyat setempat dan berbasis ekoturisme, karena memang jalur itu bisa membuka akses ke destinasi wisata. Apalagi view di sepanjang jalur sangat indah,” ujarnya.

“Titik tekannya ada pada pengendalian kawasan bersama-sama. Tidak bisa misalnya di jalur tersebut ada kawasan komersial, karena akan merusak konsep besarnya,” imbuh Anas.

Anas optimistis, dengan sinergi yang baik dan pengendalian kawasan, pembangunan JLS bakal mempercepat pergerakan ekonomi wilayah selatan. Kantong-kantong kemiskinan yang cukup banyak di kawasan selatan bisa segera diatasi, antara lain dengan pengembangan pariwisata di sepanjang jalur tersebut.

“Pengembangan kawasan selatan lewat JLS ini juga mengefisienkan perekonomian karena jalur distribusi menjadi lebih cepat, sehingga produk warga di wilayah tersebut menjadi lebih berdaya saing,” papar Anas.

Seperti diketahui, pembangunan JLS membentang dari Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Malang, Lumajang, Jember, hingga Banyuwangi. Jaraknya sekitar 670 kilometer. Sementara itu, dari sisi Banyuwangi, tinggal sekitar 21 kilometer yang belum terbangun dari total 106 kilometer. Tahun depan, dibangun 3 kilometer lagi dengan lebar jalan 20 meter.
(sms)
Berita Terkait
3 Menteri PDIP Disiapkan...
3 Menteri PDIP Disiapkan untuk Pilkada Jatim 2024
Terima Rekomendasi Golkar,...
Terima Rekomendasi Golkar, Ipuk : Membangun Banyuwangi Tak Bisa Sendirian
Banyuwangi Bikin Kalender...
Banyuwangi Bikin Kalender Wisata Berkonsep Hybrid Pertama di Indonesia
Hasil Quick Count LSI...
Hasil Quick Count LSI Denny JA: Istri Bupati Banyuwangi Menang Telak
PPP Resmi Usung Duet...
PPP Resmi Usung Duet Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024
Bupati Anas Usul Penentu...
Bupati Anas Usul Penentu Seleksi Kartu Prakerja Diserahkan ke Gubernur
Berita Terkini
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
58 menit yang lalu
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
2 jam yang lalu
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
3 jam yang lalu
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
10 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
11 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
12 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved