Berhenti Nyuntik BUMD, Anies-Sandi Kucurkan Subsidi

Senin, 04 Desember 2017 - 07:00 WIB
Berhenti Nyuntik BUMD,...
Berhenti Nyuntik BUMD, Anies-Sandi Kucurkan Subsidi
A A A
PENGESAHAN Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018 bermakna pahit bagi lima badan usaha milik daerah (BUMD) DKI Jakarta. Maklum saja, dalam anggaran ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak menganggarkan penyertaan modal daerah (PMD) pada lima BUMD itu. Kelima perusahaan daerah tersebut adalah PT Jakarta Tourisindo (Jaktour), PD Dharma Jaya, PT Asuransi Bangun Askrida, PT Food Station Tjipinang Jaya, dan PD Pembangunan Sarana Jaya.

Penghapusan PMD ini, menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, bertujuan agar BUMD lebih leluasa mengembangkan bisnisnya. Jika BUMD diberikan dana modal dari PMD, Pemprov DKI khawatir BUMD akan merasa terbebani dengan adanya kontrol dari pihak pemerintah. "Makanya, (BUMD) ini kami ingin dorong untuk bergerak tanpa lagi dibebani dengan PMD," terangnya di Balai Kota, Kamis (30/11/2017) pekan lalu. Lebih dari itu, pencabutan anggaran PMD kepada BUMD DKI dilakukan untuk menutup defisit APBD 2018 sebesar Rp2,5 triliun.

Sebelumnya, masing-masing perusahaan itu telah diusulkan mendapatkan dana PMD. PT Jakarta Tourisindo (Jaktour) mendapat Rp23 miliar, PD Dharma Jaya Rp39 miliar, PT Asuransi Bangun Askrida Rp4,4 miliar, PT Food Station Tjipinang Jaya Rp125 miliar, dan PD Pembangunan Sarana Jaya Rp394 miliar.

Selain kelima perusahaan itu, PMD untuk PT Jakpro terkait Light Rail Transit (LRT) Fase II juga akan dikurangi sebesar Rp1,2 triliun. PT Jakpro juga akan diminta mengembalikan dana revitalisasi Palyja sebesar Rp650 miliar beserta bunganya.

Meski tahun depan tak mendapatkan aliran PMD, Sandi mengungkapkan bahwa kelima perusahaan tersebut tak keberatan. Bahkan, menurutnya, jajaran direksi kelima BUMD tersebut merasa bersyukur. "Mereka bilang, dengan begini kami bisa lebih mandiri. Justru selama ini kami merasa terbebani karena diberikan modal pemerintah. Sebab, ada penugasan dan lain sebagainya," imbuhnya.

Lalu bagaimana rencana BUMD DKI di tengah minimnya kucuran dana dari Pemprov Jakarta? Simak laporan selengkapnya di Majalah SINDO Weekly Edisi 40/VI/2017 yang terbit Senin (4/12/2017).
(amm)
Berita Terkait
Anies Lantik 12 Pejabat...
Anies Lantik 12 Pejabat Tinggi di Pemprov DKI
Anies Ganti 2 Wali Kota...
Anies Ganti 2 Wali Kota dan 5 Pejabat Pemprov DKI, Berikut Nama-namanya
Dua Wajah Anies di Pusaran...
Dua Wajah Anies di Pusaran Reklamasi
Anies Baswedan Dapat...
Anies Baswedan Dapat Penghargaan Lagi, Pemprov DKI Raih Top Digital Awards 2020
7 Aksi Anies Baswedan...
7 Aksi Anies Baswedan di Forum Internasional Tahun 2021
Gubernur Anies Dikabarkan...
Gubernur Anies Dikabarkan Sakit Parah, Begini Kata Wakilnya Riza Patria
Berita Terkini
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
6 jam yang lalu
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
8 jam yang lalu
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
9 jam yang lalu
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
10 jam yang lalu
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
12 jam yang lalu
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
12 jam yang lalu
Infografis
Bahlil Beri Sinyal Ojek...
Bahlil Beri Sinyal Ojek Online Tak Dapat BBM Subsidi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved