Beredar Video Kekerasan Kelompok Bersenjata Terhadap Warga Papua

Jum'at, 10 November 2017 - 15:59 WIB
Beredar Video Kekerasan...
Beredar Video Kekerasan Kelompok Bersenjata Terhadap Warga Papua
A A A
TEMBAGAPURA - Disaat 1.300 warga Kampung Kimbely dan Banti disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) beredar video kekerasan KKB terhadap beberapa orang Papua. Video kekerasan tersebut beredar di grup WhatsApps (WA) sejumlah wartawan di Papua.

Dalam video yang berdurasi sekitar 1 menit 53 detik itu terlihat beberapa warga Papua didudukan di tengah lapangan dengan diawasi oleh beberapa pria yang menbawa senjata api laras panjang dan panah tradisional. Selanjutnya nampak seorang warga dianiaya dengan cara ditendangi oleh beberapa pria bersenjata.

Warga ini kemudian tergeletak karena tidak kuat kepalanya ditendangi oleh beberapa pria bersenjata. Di bagian lain juga terlihat seorang warga Papua juga dianiaya kelompok bersenjata yang membawa senjata api dan panah.

Terkait dengan beredarnya video kekerasan terhadap warga sipil yang dilakukan oleh KKB, pihak Polda Papua masih mendalami kejadian tersebut.

Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar menyayangkan tindakan Kelompok Kriminal Bersenjata yang diduga melakukan tindak kekerasan tersebut. "Polda Papua masih mendalami apakah korban penganiayaan adalah saudara Martinus Beanal yang dilaporkan hilang," ujar Boy

Hingga saat ini menurut Kapolda, Satgas Terpadu Penanggulangan Gangguan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) masih terus melakukan upaya persuasif untuk membebaskan ratusan warga yang disandera baik di sekitar Kampung Kimberly, Kampung Utikini maupun Kampung Banti tanpa menimbulkan korban jiwa dari masyarakat.

"Berdasarkan informasi yang didapat bahwa untuk masyarakat putra daerah dan masyarakat pendatang yang meminta perlindungan kepada ketua suku, yakni warga masyarakat yang tergabung dari Kampung Longsoran sampai Kampung Banti Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika. Sedangkan untuk bahan sembako sudah mulai menipis," jelas Boy.
(sms)
Berita Terkait
OPM Tembak Warga Sipil...
OPM Tembak Warga Sipil di Tembagapura, 1 Korban Kritis
Tokoh Adat Papua Kecam...
Tokoh Adat Papua Kecam Provokasi OPM, Minta Warga Tak Terhasut
TPNPB OPM Klaim Tembaki...
TPNPB OPM Klaim Tembaki Mobil Pemda Kabupaten Pegunungan Bintang, Tiga Anggota TNI Terluka
Pasukan Gabungan TNI...
Pasukan Gabungan TNI Buru Pimpinan OPM
Komandan OPM Blakblakan...
Komandan OPM Blakblakan Beli Senjata dari Oknum TNI
Tiga Anggota OPM Kelompok...
Tiga Anggota OPM Kelompok Lekagak Telenggen Serahkan Diri
Berita Terkini
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
21 menit yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
55 menit yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
2 jam yang lalu
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
2 jam yang lalu
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
2 jam yang lalu
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
3 jam yang lalu
Infografis
10 Alasan Revolusi Prancis...
10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved