Bupati Karolin Komplain Soal Akses Internet di Daerahnya

Sabtu, 04 November 2017 - 00:29 WIB
Bupati Karolin Komplain...
Bupati Karolin Komplain Soal Akses Internet di Daerahnya
A A A
LANDAK - Bupati Landak, Karolin Margret Natasa angkat bicara terkait persoalan lemahnya jaringan internet di wilayah Kabupaten Landak, Kalimantan Barat.

"Saya terhambat sekali dengan situasi di Kota Ngabang ini yang internetnya lelet dan saya curiga itu dimerger dengan peramal cuaca. Karena setiap kali cuaca jelek internetnya juga down, setiap kali hujan, internet tidak bisa diakses," curhat Karolin saat ditemui dikediamannya, Jumat 3 November 2017.

Kekecewaan orang nomor satu di Kabupaten Landak ini sangat beralasan karena internet telah menjadi kebutuhan masyarakat sehari-hari serta guna menunjang pekerjaan di pemerintahan saat ini berbasis online membutuhkan jaringan internet yang baik dan stabil.

"Jelas lemahnya jaringan internet akan menghambat kinerja Pemerintahan Kabupaten Landak untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, sebagaimana kita ketahui sekarang ini segala sesuatu yang menyangkut pekerjaan di pemerintahan semua menggunakan sistem online," ungkap Karolin.

Mantan anggota DPR RI ini juga mengungkapkan terhambatnya pekerjaan pada bidang pemerintahan yang saat ini menerapkan sistem aplikasi, akan memberikan dampak cukup signifikan pada pelayanan administrasi dan sistem pelaporan ke pusat.

"Karena dari pemerintah pusat itu harus menggunakan aplikasi sekarang, aplikasinya saja enggak bisa dibuka bagaimana kami bisa tepat waktu. Nah ini yang jadi persoalan, harus tepat waktu, kalau tidak tepat waktu pemerintah pusat kasi kita sangsi," tegas Karolin.

Karolin mengakui telah melayangkan surat kepada pihak terkait untuk meningkatkan kapasitas internet dan berharap segera mendapat respon.

"Jadi kami mohon kepada pihak terkait untuk bisa meningkatkan kapasitas internet kita di sini, saya sudah mengirim surat, mudah-mudahan bisa segera ditanggapi. Jadi jangan pake sistem bandwich, paling tidak pake quotalah," tutup Karolin.
(mhd)
Berita Terkait
Sikapi Komoditas Dilarang...
Sikapi Komoditas Dilarang LIPI, Balitbang Kalbar Disarankan Buat Penelitian Tandingan
Status PLBN Internasional,...
Status PLBN Internasional, Tingkatkan Ekonomi Daerah
Silahturahmi dengan...
Silahturahmi dengan Pers, Gubernur Sutarmidji Berharap Berita Sejuk
Gubernur Kalbar Sutarmidji...
Gubernur Kalbar Sutarmidji Ajak TNI dan Rakyat Bersinergi
Polda Kalbar Musnahkan...
Polda Kalbar Musnahkan 7 Kg Sabu dan Ribuan Butir Ekstasi Hasil Pengungkapan
Gubernur Kalbar: Realisasi...
Gubernur Kalbar: Realisasi Anggaran Perlu Dipercepat
Berita Terkini
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
3 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
3 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
4 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
6 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
7 jam yang lalu
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved