Digaji Rp300.000 per Bulan, Tenaga Honor K2 Demo di Kantor Gubernur

Rabu, 25 Oktober 2017 - 16:25 WIB
Digaji Rp300.000 per...
Digaji Rp300.000 per Bulan, Tenaga Honor K2 Demo di Kantor Gubernur
A A A
SERANG - Ratusan tenaga honorer kategori dua (K2) dari berbagai daerah se-Provinsi Banten menggelar aksi demonstrasi di depan gerbang Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten, Rabu (25/10/2017). Para tenaga honorer meminta agar pemerintah dapat menyejahterakan dan menyelesaikan persoalan pegawai honorer hingga tuntas.

Seorang tenaga honorer, Umroni (32) mengatakan, dirinya bersama ribuan tenaga honorer yang sudah bekerja puluhan tahun hanya ingin diperhatikan dengan memberikan rekomendasi pengangkatan menjadi PNS. Sebab, selama 14 tahun mengabdi sebagai guru SD di Kota Serang hanya digaji Rp300 per bulannya.

Dengan gaji tersebut, Umroni mengaku, sulit untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Kalau bukan tujuannya mendidik siswa, mungkin kami sudah dari dulu berhenti. Demi majunya negara ini, kami tetap ikhlas dan ridha ngejalaninnya,” kata Roni.

Dia berharap kepada Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy memperjuangkan nasib para tenaga honorer agar diangkat menjadi PNS. Sebab, janji politik semasa kampanye pilkada yang lalu, pasangan WH-Andika berkomitmen akan memperhatikan kesejahteraan para pegawai honorer. “Harapannya cuma satu, kami diangkat menjadi PNS,” tandasnya.

Menanggapi permintaan honorer k2 tersebut, Gubernur Banten Wahidin Halim akan membuatkan rekomendasi pengangkatan honorer k2 menjadi CPNS yang ada di lingkup Pemprov Banten. "Namanya mereka menuntut perhatian pemerintah, selama kapasitas kewenangan di provinsi ya di provinisi. Kalau ada di kota/kabupaten ya di kota dan kabupaten,” kata Wahidin Halim seusai menemui pendemo.

Sementara itu bagi tenaga honorer yang berasal dari Kabupaten/kota untuk bersama-sama mendesak kepala daerahnya memperjuangkan hak-hak yang layak.
(wib)
Berita Terkait
Berapa Gaji Guru PPPK...
Berapa Gaji Guru PPPK dan PNS 2025? Ini Rinciannya
PNS 18 Lembaga Dibubarkan...
PNS 18 Lembaga Dibubarkan Kembali ke Instansi Awal, Honorer Diberhentikan
Kasus Honorer Fiktif...
Kasus Honorer Fiktif di Kepri, Pengamat: Gubernur Tak Bisa Lepas Tangan
Ribuan Guru Madrasah...
Ribuan Guru Madrasah Demo Tuntut Status PPPK-ASN
Aliansi Honorer Demo...
Aliansi Honorer Demo di Gedung DPR Hari Ini, Polisi Kerahkan 1.394 Personel Gabungan
Unjuk Rasa di Depan...
Unjuk Rasa di Depan Gedung DPR, Ribuan Tenaga Honorer R2 dan R3 Sempat Tutup Jalan Gatsu Arah Slipi
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
6 jam yang lalu
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
7 jam yang lalu
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
7 jam yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
8 jam yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
8 jam yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
8 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved