Pengadaan Kalender Senilai Rp2,7 Miliar Menuai Kritik

Selasa, 24 Oktober 2017 - 10:06 WIB
Pengadaan Kalender Senilai...
Pengadaan Kalender Senilai Rp2,7 Miliar Menuai Kritik
A A A
SIMALUNGUN - Pengadaan Kalender 2018 oleh Pemkab Simalungun dengan anggaran sekitar Rp2,7 miliar mendapat kritikan dari kalangan masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Koordinator Masyarakat Peduli Simalungun (MPS) Marsono Purba menilai, pengadaan kalender hanya merupakan pemborosan penggunaan anggaran pembangunan daerah, karena tidak mendesak dan bukan untuk kepentingan masyarakat.

"Untuk apa kalender dibagikan kepada masyarakat, bukan kebutuhan yang mendesak atau menjadi kebutuhan masyarakat, hanya menjadi pemborosan penggunaan anggaran pembangunan daerah saja itu," ujar Marsono kepada SINDOnews, Selasa (24/10/2017) di Pamatang Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Marsono menambahkan, jika anggaran pengadaan kalender senilai Rp2,7 miliar dialihkan untuk penanganan jalan, sudah bisa memperbaiki sekitar 3 kilometer jalan dan manfaatnya lebih besar untuk masyarakat.

Tokoh pemuda di Kabupaten Simalungun Jan Verry Saragih menilai pengalokasian anggaran pengadaan kalender hingga Rp2,7 miliar merupakan bukti tidak adanya kajian yang baik oleh pemerintah daerah dalam menyusun kebutuhan anggaran pembangunan daerah di APBD.

"Dialokasikannya dana pengadaan Kalender 2018 yang bukan menjadi kebutuhan mendesak masyarakat merupakan bukti penyusunan anggaran oleh pemerintah daerah tidak dilakukan dengan kajian yang baik atau sesuai dengan kepentingan dan kebutuhan masyarakat," kata Verry.

Pihak Pemkab Simalungun yang dikonfirmasi melalui Kepala Dinas Kominfo Akmal H Siregar terkait pengadaan Kalender 2018, mengaku belum mengetahui adanya pengadaan kalender tersebut.

"Saya belum tahu, kebetulan saya lagi tugas di luar kota ini," kata Akmal saat dihubungi melalui telepon.

Namun, anggota Badan Anggaran DPRD Simalungun Makmur Damanik membenarkan adanya alokasi anggaran pengadaan Kalender 2018 di perubahan APBD 2017. "Memang benar ada alokasi anggaran pengadaan Kalender 2018 yang ditampung di P-APBD 2017, namun setahu saya bukan hanya untuk pengadaan kalender dananya, namun untuk kegiatan publikasi pembangunan daerah juga," kata Makmur.
(zik)
Berita Terkait
Penggarapan Lahan Pemkab...
Penggarapan Lahan Pemkab Simalungun Makin Merajalela, Alat Berat Diturunkan
Inspektorat Tak Tahu...
Inspektorat Tak Tahu Lahan Pemkab Simalungun 200 Hektar Diduga Disewakan Pejabat
Bocah Penderita Tumor...
Bocah Penderita Tumor Ganas Dirawat RSUP H Adam Malik, Tanpa Perhatian Pemkab Simalungun
Diduga Ada Pemaksaan...
Diduga Ada Pemaksaan Beli Poster Bupati dan Wabup Simalungun, Ratusan Kasek Resah
Mensos Apresiasi Pemkab...
Mensos Apresiasi Pemkab Simalungun Salurkan BST
Polres Simalungun Segera...
Polres Simalungun Segera Usut Dugaan Perambahan Hutan di Sibaganding
Berita Terkini
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
2 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
2 jam yang lalu
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
2 jam yang lalu
LRT Jakarta Fase 1B...
LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Tersambung 100 Persen, Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026
2 jam yang lalu
Berdayakan Kampung Papua:...
Berdayakan Kampung Papua: Kolaborasi PBB, Kemendes, dan Komunitas Lokal Latih Ratusan Wirausaha Baru
3 jam yang lalu
Infografis
10 Fitur Range Rover...
10 Fitur Range Rover Autobiography LWB, Mobdin Gubernur Kaltim Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved