Sempat Diblokade Warga, Pemkab Bekasi Janji Perbaki Jalan di Cikarang
Jum'at, 20 Oktober 2017 - 00:31 WIB
Sempat Diblokade Warga, Pemkab Bekasi Janji Perbaki Jalan di Cikarang
A
A
A
BEKASI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi akan memperbaiki sistem drainase di Jalan KH Fudholi, Desa Karang Asih, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Warga yang tinggal di sekitar ruas jalan ini sempat melakukan aksi blokade lantaran sejak empat tahun terakhir drainase buruk hingga mengakibatkan banjir.
Untuk diketahui pada Minggu, 8 Oktober 2017 lalu warga sempat memblokade Jalan KH Fudholi karena kesal selama empat tahun sistem drainase tak kunjung diperbaiki. Akibatnya, jalan sepanjang 2 kilometer itu kerap tergenang setinggi air 20 sentimeter usai dilanda hujan.
Bahkan kekecewaan warga itu ditunjukan dengan menebar puluhan bibit lele dan memasang pelang ‘destinasi wisata’ di sana. Warga berharap, agar dinas terkait segera memperbaiki drainase tersebut.”Tahun depan kita perbaiki permanen,” kata Kadis PUPR Kabupaten Bekasi Jamaludin pada wartawan Kamis, 19 Oktober 2017 kemarin.
Menurut Jamaludin, meski belum ada pos anggaran, namun Dinas PUPR tetap melakukan penanggulangan darurat. Di sana, sudah dikerahkan satu unit eskavator ukuran kecil untuk menggali sedimen lumpur. ”Sekarang sifatnya hanya gotong royong agar jalan tersebut tidak banjir,” ungkapnya.
Selain dipenuhi lumpur, saluran air di sana juga menyempit dan ditutupi bangunan warga. Sejauh ini warga sekitar telah sepakat dengan rencana pembongkaran bangunan miliknya dalam upaya normalisasi saluran. Namun, tahun depan diperbaiki melalui APBD 2018.
Untuk diketahui pada Minggu, 8 Oktober 2017 lalu warga sempat memblokade Jalan KH Fudholi karena kesal selama empat tahun sistem drainase tak kunjung diperbaiki. Akibatnya, jalan sepanjang 2 kilometer itu kerap tergenang setinggi air 20 sentimeter usai dilanda hujan.
Bahkan kekecewaan warga itu ditunjukan dengan menebar puluhan bibit lele dan memasang pelang ‘destinasi wisata’ di sana. Warga berharap, agar dinas terkait segera memperbaiki drainase tersebut.”Tahun depan kita perbaiki permanen,” kata Kadis PUPR Kabupaten Bekasi Jamaludin pada wartawan Kamis, 19 Oktober 2017 kemarin.
Menurut Jamaludin, meski belum ada pos anggaran, namun Dinas PUPR tetap melakukan penanggulangan darurat. Di sana, sudah dikerahkan satu unit eskavator ukuran kecil untuk menggali sedimen lumpur. ”Sekarang sifatnya hanya gotong royong agar jalan tersebut tidak banjir,” ungkapnya.
Selain dipenuhi lumpur, saluran air di sana juga menyempit dan ditutupi bangunan warga. Sejauh ini warga sekitar telah sepakat dengan rencana pembongkaran bangunan miliknya dalam upaya normalisasi saluran. Namun, tahun depan diperbaiki melalui APBD 2018.
(whb)