Pidato Pertama, Anies Tegaskan Penjajahan Masih Terasa di Jakarta
Senin, 16 Oktober 2017 - 21:31 WIB
Pidato Pertama, Anies Tegaskan Penjajahan Masih Terasa di Jakarta
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Anies Rasyid Baswedan membacakan pidatonya di hadapan warga Ibukota di lapangan blok G, Balai Kota DKI. Salah satunya Anies menyoroti soal penjajahan yang masih terasa di Jakarta
"Jakarta ini satu dari sedikit kota di Indonesia yang merasakan kolonialisme dari dekat. Di tempat lain penjajahan terasa jauh tapi di Jakarta dirasakan sehari-hari. Maka bila kita merdeka janji janji itu harus terlunaskan," kata Anies dalam pidatonya di Balai KOta DKI Jakarta, Senin (16/10/2017) malam.
Pribumi, lanjut Anies, sebelumnya ditindas oleh para penjajah. "Dulu kita semua pribumi ditindas dan dikalahkan. Saatnya kita menjadi tuan rumah di negeri kita sendiri," katanya.
"Jangan sampai Jakarta seperti dituliskan pepatah madura, 'Itik yang bertelor, ayam yang mengerami.' Kita yang bekerja keras merebut kemerdekaan, kita juga harus merasakan manfaat kemerdekaan," lanjutnya.
Dalam kesempatan itu, Anies didampingi oleh istrinya Fery Farhati dan sang putri sulung Mutiara Baswedan. Di lokasi dipadati warga Jakarta yang antusias menyambut pemimpin baru Ibukota.
"Jakarta ini satu dari sedikit kota di Indonesia yang merasakan kolonialisme dari dekat. Di tempat lain penjajahan terasa jauh tapi di Jakarta dirasakan sehari-hari. Maka bila kita merdeka janji janji itu harus terlunaskan," kata Anies dalam pidatonya di Balai KOta DKI Jakarta, Senin (16/10/2017) malam.
Pribumi, lanjut Anies, sebelumnya ditindas oleh para penjajah. "Dulu kita semua pribumi ditindas dan dikalahkan. Saatnya kita menjadi tuan rumah di negeri kita sendiri," katanya.
"Jangan sampai Jakarta seperti dituliskan pepatah madura, 'Itik yang bertelor, ayam yang mengerami.' Kita yang bekerja keras merebut kemerdekaan, kita juga harus merasakan manfaat kemerdekaan," lanjutnya.
Dalam kesempatan itu, Anies didampingi oleh istrinya Fery Farhati dan sang putri sulung Mutiara Baswedan. Di lokasi dipadati warga Jakarta yang antusias menyambut pemimpin baru Ibukota.
(ysw)