Surabaya Yakin Wakili Indonesia Indonesia dalam ASEAN Clean Tourist City

Minggu, 15 Oktober 2017 - 15:32 WIB
Surabaya Yakin Wakili...
Surabaya Yakin Wakili Indonesia Indonesia dalam ASEAN Clean Tourist City
A A A
SURABAYA - Pemkot Surabaya optimistis, Surabaya akan mewakili Indonesia dalam event ASEAN Clean Tourist City tahun ini. Optimisme itu muncul berdasarkan hasil penilaian tim juri dari Kementerian Pariwisata, Jumat (13/10/2017) lalu, bahwa pengelolaan pariwisawa di Surabaya cukup bagus.

"Jumat lalu tim penilai Kementerian datang ke sini. Mereka melihat dan mengamati beberapa objek di kota ini. Alhamdulillah, penilaiannya positif. Surabaya dianggap on the right track," ungkap Sekkota Surabaya Hendro Gunawan, Minggu (15/10/2017).

Hendro menjelaskan, ada beberapa penilaian yang dilakukan Kementerian Pariwisata untuk memilih duta ASEAN Clean Tourist City tersebut. Di antaranya adalah usaha jasa perjalanan wisata, usaha jasa makanan dan minuman, usaha penyediaan akomodasi, usaha penyelenggaraan kegiatan dan rekreasi.

"Secara garis besar, programnya meliputi perlindungan budaya lokal, pengembangan destinasi wisata, program pengembangan kerja sama dengan stakeholder bidang pariwisata dan program pemasaran pariwisata," jelasnya.

Menurutnya, Pemkot Surabaya mengembangkan perkotaan melalui penguatan elemen utama pariwisata, pengembangan elemen penunjang wisata dan optimalisasi elemen tambahan wisata dengan memaksimalkan potensi karakteristik dan budaya lokal yang dimiliki Kota Surabaya.

Beberapa elemen utama wisata perkotaan yang dikembangkan pemkot di antaranya fasilitas budaya seperti museum, art gallery, bioskop dan hiburan, theater, concert hall, dan MICE. Kemudian, fasilitas sport dan fasilitas hiburan seperti event/festival, juga karakteristik fisik seperti heritage area, landmark/monument, taman, green area dan juga water front, serta karakteristik sosial budaya seperti bahasa, kesenian lokal, kampung, keamanan dan keramahtamahan.

"Untuk event festival, kami punya agenda rutin tahunan seperti Parade Budaya dan Bunga dan Festival Rujak Uleg yang dihadiri tamu-tamu dari mancanegara. Kami juga punya bus wisata yang kami siapkan untuk wisata dan edukasi. Kami juga ada Balai Budaya yang kami siapkan untuk secara rutin menampilkan budaya lokal dan budaya sister city. Dan untuk kampung, beberapa kampung di Surabaya sudah menjadi ikon wisata dan kampung UKM," jelas Hendro.

Sementara itu, Ketua tim penilai lapangan, Mira Puspasari Gunawan dari konsultan Kementerian Pariwisata mengatakan, Surabaya sudah berada pada jalur yang benar dalam pengembangan wisata perkotaan. "Sudah on the right track," katanya.

Mira menegaskan, dari beberapa kota yang telah mengirimkan dokumen, ada tujuh kota dinilai memenuhi syarat. Menurutnya, tim penilai selain fokus pada kawasan wisata di masing-masing kota, juga akan melihat kebersihan kota secara paripurna.

"Kami coba melihat kebersihan yang paripurna. Bukan hanya yang terlihat seperti tidak ada sampah. Tapi kami juga memerhatikan sampah suara, penciuman. Jadi, selain enak dilihat, juga didengar, dicium dan cita rasa yang sehat," sambung Mira.

Khusus untuk Surabaya, meski dinilai sudah on the right track seperti jalan-jalan utama yang sudah asri dengan banyak pohon serta jalur pedestrian yang rapi, namun ada beberapa catatan. Tujuannya, kata dia, agar poin yang sudah baik bisa lebih disempurnakan.

"Sudah on the right track, hanya perlu dipantau. Semisal ada program mengembangkan kerja sama dengan stakeholder. Bisa kerja sama dengan PHRI untuk kelola sampah di hotel. Kami juga mengapresiasi upaya memberi ruang untuk UKM. Selain itu, di pusat-pusat strategis, perlu ada pusat informasi wisata yang bisa menjadi panduan," pungkasnya.
(zik)
Berita Terkait
Pemkot Surabaya Kenalkan...
Pemkot Surabaya Kenalkan Kawasan Bersejarah Surabaya Lewat Rally Fondo
Pemkot Surabaya Maksimalkan...
Pemkot Surabaya Maksimalkan Potensi Kampung Wisata Perkampungan
Ini Upaya Pemkot Surabaya...
Ini Upaya Pemkot Surabaya Maksimalkan Potensi Wisata Perkampungan
Lorong Wisata Unggulan...
Lorong Wisata Unggulan Makassar Diluncurkan pada 17 Agustus
Penataan Lorong Wisata...
Penataan Lorong Wisata di Makassar Butuh Rp1,53 Miliar
Infrastruktur Belum...
Infrastruktur Belum Rampung, Lorong Wisata di Makassar Batal Diluncurkan
Berita Terkini
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
34 menit yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
1 jam yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
1 jam yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
1 jam yang lalu
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
2 jam yang lalu
Penahanan Babe Aldo...
Penahanan Babe Aldo di Polda Kalsel, Pengacara Mencium Dugaan Ada Pesanan
2 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved