Dinas Lingkungan Hidup Tebo Ambil Sampel Air yang Tercemar

Jum'at, 06 Oktober 2017 - 22:16 WIB
Dinas Lingkungan Hidup...
Dinas Lingkungan Hidup Tebo Ambil Sampel Air yang Tercemar
A A A
TEBO - Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Tebo, mengambil sample limbah dan mengambil sample air PDAM yang diduga sudah tercemar limbah Pabrik PT Makin yang mengakibatkan ratusan warga Desa Teluk Renda Ilir terserang penyakit gatal - gatal hingga bernanah.

Tim Lab yang dipimpin Kabid PP dan KLH, Mas Irpan, pada Kamis (5/10/2017) sore langsung melakukan pengambilan sample di tiga titik pada area pabrik untuk dilakukan pengecekan apakah virus penyakit kulit tersebut berasal dari limbah pabrik.

"Ya kita dari LH melakukan pengambilan sample di tiga titik, yaitu sample limbah air, udara dan imbiyen," jelasnya, Jumat (6/10/2017).

Selain pengambilan sample di sekitar pabrik, LH juga melakukan pengambilan sample dari air PDAM dan Bak mandi warga di Desa Teluk Renda Ilir, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo.

"Biar lebih akurat, kita juga mengambil sample air dari PDAM maupun bak mandi warga. Untuk hasilnya, baru diketahui 10 hari kedepan," jelasnya.

Terkait hal itu, Manajer Pabrik PT Makin Muhammad Arif S, saat dimintai keterangan membantah bahwa penyakit itu berasal dari limbah.

Pasalnya, sesuai instruksi bahwa ada 3 titik sumur pantau menggunakan blok land aplikasi. Dan 3 titik ini selalu dilakukan uji, bahkan UKL dan UPL nya sudah disampaikan ke pemerintah.

"Proses sudah sesuai dengan standar, jika dugaan dari masyarakat penyakit itu dari limbah itu tidak benar," katanya.

Sementara pantauan di lapangan, pihak LH langsung mengambil sample di sekitar Pabrik. Dan Suaratebo menilai bahwa kolam limbah yang berada di sekitar pabrik sepertinya terlalu kecil untuk menampung limbah yang hampir tiap hari beraktivitas.

Hal ini juga diakui salah satu karyawan pabrik, bahwa kolam untuk menampung limbah beberapa hari lalu baru saja di dalami, jika pada saat hujan turun, limbah tersebut melimpah ke anak kanal.
(sms)
Berita Terkait
Kritis Pencemaran Lingkungan
Kritis Pencemaran Lingkungan
Legislator Apresiasi...
Legislator Apresiasi Polda Riau Tindak Tegas Korporasi Perusak Lingkungan
Anggap Ganggu Kesehatan,...
Anggap Ganggu Kesehatan, Warga Minta Pabrik Aspal di Pana Berhenti Operasi
Fenomena Aneh, Aliran...
Fenomena Aneh, Aliran Sungai di Jembatan Tarikolot Sempat Berbusa seperti Awan
Kendalikan Pencemaran...
Kendalikan Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, MIND ID dan KLHK Bersinergi
Legislator Jabar: Konservasi...
Legislator Jabar: Konservasi Alam Mutlak Harus Dilakukan
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
1 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
1 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
2 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
2 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
3 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
3 jam yang lalu
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved