18 Puskesmas Baru Diselidiki Polri, Djarot Pastikan Tetap Diresmikan
Jum'at, 06 Oktober 2017 - 18:11 WIB
18 Puskesmas Baru Diselidiki Polri, Djarot Pastikan Tetap Diresmikan
A
A
A
JAKARTA - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri saat ini tengah menyelidiki dugaan korupsi pembangunan 18 puskesmas di DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mempersilakan aparat hukum menjalankan tugasnya, tetapi proyek yang sudah selesai dipastikan tetap diresmikan dan difungsikan.
"Ya enggak apa-apa (diselidiki), bagus. Jadi disidik aja, selidiki aja, ada unsur korupsi apa enggak. Tapi proyek yang sudah selesai tidak boleh terbengkalai, harus diresmikan dan difungsikan," ujar Djarot, Jumat (6/10/2017).
Saat ini Bareskrim Polri masih berkomunikasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam menindak lanjuti kasus itu. Djarot pun meminta kepolisian untuk menindak dan memproses oknum pejabat yang diduga terlibat dalam kasus itu.
"Kalau ada oknum yang masih bermain-main dan betul-betul terbukti (korupsi), silakan diproses. Tetapi gedung yang sudah selesai tetap kami manfaatkan," tandasnya.
"Ya enggak apa-apa (diselidiki), bagus. Jadi disidik aja, selidiki aja, ada unsur korupsi apa enggak. Tapi proyek yang sudah selesai tidak boleh terbengkalai, harus diresmikan dan difungsikan," ujar Djarot, Jumat (6/10/2017).
Saat ini Bareskrim Polri masih berkomunikasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam menindak lanjuti kasus itu. Djarot pun meminta kepolisian untuk menindak dan memproses oknum pejabat yang diduga terlibat dalam kasus itu.
"Kalau ada oknum yang masih bermain-main dan betul-betul terbukti (korupsi), silakan diproses. Tetapi gedung yang sudah selesai tetap kami manfaatkan," tandasnya.
(thm)