Puskesmas Expo 2022, DKI Ingin Layanan Kesehatan Berbasis Digital Merata di Indonesia
Kamis, 23 Juni 2022 - 23:34 WIB
loading...
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti menjelaskan Puskesmas Expo 2022 diharapkan menjadi ajang bertukar pengalaman antara puskesmas dan tenaga kesehatan se-Indonesia. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Dinas Kesehatan DKI Jakarta bekerja sama dengan Asosiasi Puskesmas Jakarta menghelat gelaran Puskesmas Expo 2022 di Hotel Bidakara Grand Pancoran secara hybrid. Acara yang dihadiri tenaga kesehatan se-Indonesia tersebut ditujukan untuk percepatan pembangunan layanan kesehatan di Nusantara berbasis preventif.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti menjelaskan Puskesmas Expo 2022 tersebut diharapkan menjadi ajang bertukar pengalaman antara puskesmas dan tenaga kesehatan se-Indonesia. Hal ini, menurut Widyastuti, juga sebagai langkah transformasi layanan kesehatan yang terintegrasi dengan ekosistem digital.
"Puskesmas diharapkan dapat melakukan penguatan sistem kesehatan dengan transformasi layanan primer yang berorientasi terhadap upaya preventif dan promotif yang komprehensif," ujar Widyastuti, Kamis (23/6/2022).
Baca juga: Waspada! Kasus Covid-19 di Jakarta Tembus 5.000 Orang
Selain itu, lanjut Widyastuti, gelaran acara pertemuan Puskesmas se-Indonesia tersebut diadakan sebagai rangkaian acara Jakarta Hajatan ke-495 sekaligus mendukung perhelatan Urban Health 20. Untuk itu, Widyastuti menekankan pentingnya peran puskesmas yang beradaptasi dengan kemajuan teknologi di masa kekinian.
"Puskesmas harus mampu menjamin ketersediaan dan pemerataan jumlah, jenis dan kapasitas SDM Kesehatan serta mampu melakukan layanan kesehatan primer terintegrasi melalui pengembangan ekosistem digital healthcare,” tambah Widyastuti.
Baca juga: Periode April-Juni 2022, Sudinkes Jakbar Catat 562 Kasus DBD
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti menjelaskan Puskesmas Expo 2022 tersebut diharapkan menjadi ajang bertukar pengalaman antara puskesmas dan tenaga kesehatan se-Indonesia. Hal ini, menurut Widyastuti, juga sebagai langkah transformasi layanan kesehatan yang terintegrasi dengan ekosistem digital.
"Puskesmas diharapkan dapat melakukan penguatan sistem kesehatan dengan transformasi layanan primer yang berorientasi terhadap upaya preventif dan promotif yang komprehensif," ujar Widyastuti, Kamis (23/6/2022).
Baca juga: Waspada! Kasus Covid-19 di Jakarta Tembus 5.000 Orang
Selain itu, lanjut Widyastuti, gelaran acara pertemuan Puskesmas se-Indonesia tersebut diadakan sebagai rangkaian acara Jakarta Hajatan ke-495 sekaligus mendukung perhelatan Urban Health 20. Untuk itu, Widyastuti menekankan pentingnya peran puskesmas yang beradaptasi dengan kemajuan teknologi di masa kekinian.
"Puskesmas harus mampu menjamin ketersediaan dan pemerataan jumlah, jenis dan kapasitas SDM Kesehatan serta mampu melakukan layanan kesehatan primer terintegrasi melalui pengembangan ekosistem digital healthcare,” tambah Widyastuti.
Baca juga: Periode April-Juni 2022, Sudinkes Jakbar Catat 562 Kasus DBD
Lihat Juga :