Puluhan Sopir Truk Demo Desak Pungli PT KIM Dihapuskan

Senin, 02 Oktober 2017 - 18:54 WIB
Puluhan Sopir Truk Demo...
Puluhan Sopir Truk Demo Desak Pungli PT KIM Dihapuskan
A A A
MEDAN - Puluhan sopir truk angkutan khusus Pelabuhan Belawan bersama Organisasi Angkutan Darat (Organda) Porvinsi Sumut melakukan aksi unjuk rasa ke kantor DPRD Sumut, Senin (2/10/2017). Mereka menuntut agar kutipan atau pungutan liar sejumlah Rp15.000 per truk dengan modus parkir portal di Kawasan Industri Medan (KIM) Mabar dihapuskan.

“Sebelumnya PT KIM dengan Organda sudah ada kesepakatan tidak akan menerapkan kutipan ini, tapi tanpa ada pembicaraan lebih lanjut pada Agustus 2017, kita dikutip per unit sekali masuk ke KIM Rp15.000 setiap truk. Itu baru hanya mengantar, nanti menjemput juga dikutip Rp15.000,” kata Ketua DPD Organda Sumut, Haposan Sialagan.

Apalagi kata Haposan saat ini ada sekira 7.000 sampai 8.000 kendaraan atau angkutan khusus di Pelabuhan Belawan di bawah Organda yang terkena kutipan. Untuk itulah, Organda menuntut penghapusan kutipan liar dengan modus parkir portal di KIM Mabar.

Selain itu, mereka menuntut dihentikan intimidasi terhadap para sopir oleh oknum PT KIM dan premanisme. “Kami minta DPRD Sumut memanggil sejumlah pihak dan Kapolda Sumut segera turun tangan mengatasi soal kutipan dan intimidasi yang terjadi pada sopir-sopir,” ujarnya.

Massa aksi ini diterima oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut, Baskami Ginting. Namun, massa tidak puas dan tetap menuntut harus ada rapat resmi dengan harapan ada keputusan.

“Kami tak mau Bapak (Baskami Ginting) cuma terima kami di sini, kami mau diterima di dalam agar ada resume sama kami sebagai bukti kami sama kawan-kawan di Pelabuhan Belawan bahwa aksi ini ada tanggapan dari dewan,” ujar Israel Situmeang seorang orator aksi meminta.

Sejumlah perwakilan aksi, selanjutnya dibawa ke lantai dua gedung DPRD Sumut tepatnya di ruang Komisi D DPRD Sumut, guna mendengarkan kembali tuntutan para sopir dan Organda terhadap maraknya kutipan atau pungutan liar di PT KIM sehingga meresahkan para pengusaha truk dan sopir.

Baskami Ginting di ruang Komisi D DPRD Sumut mengatakan kepada koordinator aksi Parlin, pihaknya berjanji segera menindaklanjuti tuntutan tersebut, “Kami akan jadwalkan pada bulan ini untuk menggelar rapat resmi, dengan mengundang PT KIM, perwakilan Organda, dan pihak-pihak lainnya, kita akan bahas ini, kenapa mesti ada kutipan itu,” pungkas politisi PDIP ini.
(wib)
Berita Terkait
Komisi B DPRD Kobar...
Komisi B DPRD Kobar Tinjau Pasar Indrasari Terkait Pungli terhadap Pedagang
Viral Aksi Pungli Remaja...
Viral Aksi Pungli Remaja di Kemayoran, Kini Lokasi Dijaga Ketat Dishub
Viral SMA Negeri di...
Viral SMA Negeri di Denpasar Bali Pungut Uang Pengadaan AC Rp1,5 Juta
Deretan Korban Pungutan...
Deretan Korban Pungutan Liar Rumah Tahanan KPK
Warga Harap Oknum Lurah...
Warga Harap Oknum Lurah Terlibat Kasus Pungli Segera Divonis
Pelindo III Siap Tindak...
Pelindo III Siap Tindak Tegas Pelaku Pungutan Liar
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
1 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
1 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
2 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
2 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
2 jam yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
Korut Gelar Latihan...
Korut Gelar Latihan Serangan Balik Nuklir Dipantau Kim Jong-un
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved