Sita 1 Kg Sabu, Lantamal IV Bekuk Bandar sabu dan Kurir

Jum'at, 29 September 2017 - 17:49 WIB
Sita 1 Kg Sabu, Lantamal...
Sita 1 Kg Sabu, Lantamal IV Bekuk Bandar sabu dan Kurir
A A A
TANJUNG PINANG - Satgas Gabungan Anti Narkoba Western Fleet Quick Response (WFQR) Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang dan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tanjungbalai Karimun menyita sabu seberat 1 kg dari seorang bandar bernama Muslem. Selain Muslem yang ditangkap di Perairan Pulau Karimun Anak, Tanjungpinang Balai Karimun, Kamis 28 September sekira pukul 17.00 WIB juga dicokok kurirnya Ramli (36).

Komandan Lantamal IV Tanjungpinang Laksama Pertama TNI R Eko Suyatno mengatakan, penangkapan kedua pelaku merupakan rangkaian tindakan pengamatan oleh Tim WFQR Lantamal IV dan WFQR Lanal Karimun sejak tiga bulan terakhir. Saat penangkapan, Ramli awalnya menunjukkan sampel barang dua paket sabu seberat 5 gram. Namun, petugas tidak percaya begitu saja, selanjutnya memaksa Ramli agar menunjukkan barang lainnya. Ramli ditangkap di Pulau Karimun Anak.

"Anggota tidak puas hanya mendapatkan kurirnya, setelah dikembangkan lagi. Petugas kemudian menangkap pemilik sabu Muslem seberat 1 kg sabu di tempat penambat sampan di sekitar Pantai Pongkar Tanjungbalai Karimun," kata Eko di Markas Lantamal IV, Jalan Yos Sudarso, Tanjunpinang, Jumat (29/9/2017).

Dia menuturkan, pelaku mendapatkan barang haram tersebut dari Malaysia, kemudian dibawa menggunakan jalur laut. Setelah barang di bawah ke Karimun, pemilik dan kurir tinggal menunggu pembelinya. Indikasinya kedua pelaku memiliki jaringan narkoba. "Kemungkinan barang diedarkan di Kepri, mereka hanya menunggu pembelinya. Dari tangan kurir diamankan dua paket sabu dan pemilik 1 kg," ujar Eko.

Eko menuturkan, modus pelaku melakukan penjualan narkoba sabu-sabu dilakukan tidak berhadapan antara pembeli dan penjual. Pemasok narkoba atau operator yang mengatur komunikasi perdagangan barang haram tersebut kebanyakan dengan menyebar alamat pengambilan barang ke pengecer di level bawah melalui pesan singkat.

Tim WFQR Lantamal IV dan Lanal TBK mendapat info intelijen menggunakan strategi memancing keluar trsangka untuk melaksanakan transaksi jual beli narkoba jenis sabu karena apabila hanya dengan mengandalkan unsur patroli maka kesempatan untuk menangkap tersangka sangat kecil.

"Tim sempat gagal melakukan transaksi dua kali, karena pelaku meminta transaksi dilakukan di Out Port Limited Singapura, tim langsung membatalkannya karen tidak memungkinkan dilakukan transaksi," kata dia.

Sambung Eko, Setelah uji laboratorium dengan alat narkotes (NIK) milik Bea dan Cukai, barang bukti positif sabu. Selanjutnya, rencananya Lantamal IV akan menyerahkan kedua pelaku dan barang bukti kepada Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepri dan Polda Kepri untuk menindaklanjuti kasusnya.

Eko menyampaikan, TNI AL khususnya Lantamal IV berkomitmen untuk memberantas tindak kejahatan di laut dan akan terus berkoordinasi dengan aparat terkait seperti BNN, Polri, dan Bea dan Cukai.
(sms)
Berita Terkait
Ditangkap Bawa 1 Kg...
Ditangkap Bawa 1 Kg Sabu, Kakek Sono Terancam Penjara Seumur Hidup
Tiga Pelaku Dibekuk...
Tiga Pelaku Dibekuk dan 46 Kg Sabu Berhasil Diamankan Polda Kepri
3 Kurir Sabu 16 Kg di...
3 Kurir Sabu 16 Kg di Palembang Divonis Penjara Seumur Hidup
9 Pengedar Sabu di Bandung...
9 Pengedar Sabu di Bandung Dibekuk, 640 Gram Sabu Disita
Gara-gara Kurir Salah...
Gara-gara Kurir Salah Alamat, Pelatih Voli di Singapura Ketahuan Edarkan Sabu
Jaringan Narkoba Internasional...
Jaringan Narkoba Internasional Incar Perairan Batam, Penyelundupan Sabu Hampir 3 Kg Digagalkan
Berita Terkini
Enggan Bebani Daerah...
Enggan Bebani Daerah Penyangga soal Subsidi Transjabodetabek, Pramono: Minimal Renovasi Halte
11 menit yang lalu
Bogor Kian Gemilang!...
Bogor Kian Gemilang! Pemkab Bogor Sukses Pertahankan Opini WTP dari BPK RI
1 jam yang lalu
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
4 jam yang lalu
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
5 jam yang lalu
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
6 jam yang lalu
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
13 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved