Gawat, Kabel Jaringan Internet di Semarang Banyak Dirusak

Rabu, 27 September 2017 - 12:26 WIB
Gawat, Kabel Jaringan...
Gawat, Kabel Jaringan Internet di Semarang Banyak Dirusak
A A A
SEMARANG - Kabel fiber optik (FO) milik sejumlah penyelenggara jasa internet di Semarang Jawa Tengah, banyak dirusak oleh tangan-tangan tak bertamggung jawab. Akibatnya, ribuan pelanggan tak bisa mengakses layanan internet secara lancar.

Untuk itu, Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Telekomunikasi (APJATEL) melaporkan kejadian sabotase itu ke Polrestabes Semarang. Sabotase dilakukan dengan cara memotong dan menyayat kabel di berbagai area.

"Baru-baru ini, tepatnya pada 25-26 September 2017 terjadi perusakan kabel fiber optik milik penyelenggara jaringan. Hal serupa kerap terjadi pada tahun 2016," kata Ketua APJATEL Jawa Tengah, Priyo Suyono Paulus Layre, di Mapolrestabes Semarang, Rabu (27/9/2017).

Dia menduga, sabotase oleh oknum tidak bertanggung jawab ini cenderung dilakukan pada malam hari. Pihaknya yakin tindakan tersebut merupakan sabotase untuk memutus koneksi internet, karena tak ada pencurian kabel sama sekali.

"Sampai sekarang kami belum ketahui modus pelaku karena tidak ditemukan adanya pencurian kabel sama sekali, hanya perusakan kabel FO yang menyebabkan koneksi internet mati," terangnya.

Dikhawatirkan sabotase ini bertujuan melemahkan Kota Semarang, karena terputusnya kabel FO, menyebabkan matinya koneksi internet di sebagian wilayah Kota Semarang.

Hal ini bisa berimbas pada berhenti beroperasinya pelayanan baik sektor perbankan, perindustrian, hotel, rumah sakit, instansi pemerintahan, institusi pendidikan, dan sektor lainnya yang ikut lumpuh total.

"Kerusakan ini berdampak serius pada stabilitas perekonomian dan pelayanan masyarakat di Kota Semarang. Untuk itu, kami berharap ada tindakan langsung oleh pihak berwenang agar tidak ada lagi sabotase kabel FO di kemudian hari, serta memberi efek jera pada pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku," tandasnya.

Badan Pengurus Harian APJII Jateng, Atalia Citra, menambahkan, perusakan kabel FO tersebar di beberapa titik merata di Kota Semarang.

Lokasi yang paling sering menjadi sasaran pelaku berada di kawasan Tanah Putih hingga Jatingaleh dan flyover Soekarno-Hatta.

"Lokasinya random, dari Juli ke September sudah lebih dari 30 titik. Tentu yang menjadi korban awalnya adalah penyelenggara jaringan, tapi juga ke ribuan pelanggan. Kan satu kabel nyambungnya ke satu area dan coverage-nya ke banyak perusahaan, rumah tangga, perbankan, instansi pemerintah, pendidikan, dan sebagainya," ujar perempuan berparas cantik itu.
(nag)
Berita Terkait
Rumah Aman Milik DPPPA...
Rumah Aman Milik DPPPA di Kota Makassar Dirusak Belasan Remaja
Nekat Rusak Pos Kampus...
Nekat Rusak Pos Kampus Pelita Bangsa, Pria 26 Tahun Dibekuk
Gedung Pertemuan Hotel...
Gedung Pertemuan Hotel Sinjai dan Warkop Dirusak OTK
KNPI Sulsel Laporkan...
KNPI Sulsel Laporkan Dugaan Pengrusakan Inventaris Sekretariat ke Polisi
Diduga Lakukan Perusakan...
Diduga Lakukan Perusakan di Penginapan, 9 Remaja Bitung Diringkus Polisi
Polisi Periksa Pelapor...
Polisi Periksa Pelapor Perusakan Kapal Nelayan Bantaeng
Berita Terkini
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
9 menit yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
27 menit yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalteng Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
44 menit yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
7 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
7 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
7 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved