Wali Kota Cilegon Tersangka, Roda Pemerintahan Berjalan Normal

Senin, 25 September 2017 - 11:24 WIB
Wali Kota Cilegon Tersangka,...
Wali Kota Cilegon Tersangka, Roda Pemerintahan Berjalan Normal
A A A
CILEGON - Ditetapkannya Wali Kota Cilegon Tubagus Iman Ariyadi sebagai tersangka kasus dugaan suap perizinan Amdal oleh KPK tidak membuat roda pemerintahan Kota Cilegon terganggu. Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Wali Kota Cilegon Edi Ariadi seusai menggelar apel pagi, Senin (25/9/2017).

"Saya tekankan (jalannya roda pemerintahan) harus berjalan, tidak stagnan. Walaupun ada masalah, tidak boleh ada stagnan. Insya Allah normal," kata Edi.

Terkait siapa yang akan memimpin roda pemerintahan di Kota Baja, pihaknya menyerahkan kepada pemerintah pusat yakni Mendagri. "Nanti kita tunggu dari pusat, apakah ada Plt atau bagaimana. Nanti kita koordinasi bersama Bu Sekda," katanya.

Dalam amanatnya, Edi meminta seluruh pegawai agar tetap fokus bekerja meskipun pimpinannya tersangkut kasus di KPK dan mengambil pembelajaran dari 'musibah' yang tengah melanda Kota Baja
.
"Apa pun yang kita baca di media, pagi hari ini jangan mengganggu kinerja kita, anggap itu menjadi satu tantangan bagi kita kewaspadaan kita, kehati-hatian kita," ujarnya.

Seperti diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wali Kota Cilegon Tubagus Iman Ariyadi (TIA) sebagai tersangka suap perizinan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Dalam operasi tangkap tangan KPK juga menetapkan lima orang lain sebagai tersangka.

Kelimanya adalah Ahmad Dita Prawira (ADP) selaku Kepala Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal, Hendry (H) selaku pihak swasta, Bayu Dewinanto Utomo (BDU) selaku Project Manager PT BA, Tubagus Donny Sugihmukti (TDS) selaku Direktur Utama PT KIEC, dan Eko Wandoro Dahlan (EWD) selaku legal manajer PT KIEC.

Menurut Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, sebelum diamankan, Wali Kota Cilegon Tubagus Iman Ariyadi mendatangi Gedung KPK di Jakarta. Tubagus Iman diduga berinisiatif datang setelah mengetahui tim KPK sudah mengamankan sejumlah orang di daerahnya.

"Yang bersangkutan (Tubagus Iman Ariyadi) datang ke KPK pada pukul 23.30 WIB (22/9/2017) dan langsung diamankan untuk kebutuhan pemeriksaan," ujar Basaria dalam konferensi pers di Gedung KPK, Sabtu (23/9/2017).
(zik)
Berita Terkait
Walikota Bengkulu Menjalin...
Walikota Bengkulu Menjalin Kerjasama dengan Pemkot Cilegon
Atasi Masalah Sampah,...
Atasi Masalah Sampah, Pemkot Cilegon Luncurkan Program ISWMP
Viral Pria Berseragam...
Viral Pria Berseragam ASN Pemkot Cilegon Diduga Main Judi Slot Online
Randis Pemkot Cilegon...
Randis Pemkot Cilegon Nunggak Pajak, Aktivis Desak Wali Kota Fokus Benahi Internal
Memutus Matarantai COVID-19,...
Memutus Matarantai COVID-19, Pemkot Larang Perayaan Tahun Baru di Kota Cilegon
Pelabuhan Warnasari...
Pelabuhan Warnasari Segera Terwujud, Pemkot Cilegon Gandeng PT Chandra Asri dan PT KS
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
2 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
2 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
2 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
3 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
3 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
3 jam yang lalu
Infografis
Puluhan Rudal dan Ratusan...
Puluhan Rudal dan Ratusan Drone Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved