MUI Ajak Pimpinan Ponpes Ibnu Mas'ud Berdakwah Bersama

Rabu, 20 September 2017 - 06:25 WIB
MUI Ajak Pimpinan Ponpes...
MUI Ajak Pimpinan Ponpes Ibnu Mas'ud Berdakwah Bersama
A A A
BOGOR - Aktivitas Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidzul Quran Ibnu Mas'ud yang berada di Kampung Jami, Desa Sukajaya, Tamansari, Kabupaten Bogor, resmi dihentikan terhitung sejak Senin (18/09/2017) petang.

Setelah penutupan ini, selain diminta mengurus perizinan penyelenggaraan lembaga pendidikan, pimpinan Yayasan Al-Urwathul Wutsqa yang membawahi Pondok Pesantren Ibnu Mas'ud tetap diajak berbuat untuk masyarakat.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor KH A Mukri Aji mengajak pengurus maupun pimpinan Ponpes Ibnu Mas'ud untuk bersama-sama berjuang dan berdakwah dengan menyesuaikan porsinya masing-masing. (Baca: Ponpes Ibnu Mas'ud Ditutup, Pemkab Bogor: Semua Pihak Harus Menghormati)

"Mari kita menyatu dan berjuang, tapi tetap sesuai dengan porsi masing-masing. Berjuangnya berjama'ah, bergandengan tangan," ujar KH A Mukri dihadapan Ketua Yayasan Al-Urwathul Wutsqa Agus Purwoko selaku pimpinan Ponpes Tahfidzul Qur'an Ibnu Mas'ud, Selasa (19/9/2017).

KH A Mukri yang juga pengajar Fakultas Syari'ah dan Hukum Universitas Islam Negeri Jakarta itu juga mengingatkan tentang pentingnya persatuan antara ulama dan pemerintah. Seperti dirinya dengan Kapolres maupun bupati, saling mendukung walaupuan tidak memiliki hubungan apa-apa.

"Kita sebagai muslim, sebagai ulama wajib mendukung umaro (penegak hukum maupun pemerintah) yang soleh. Bahkan beliau-beliau (umaro) ini mendukung kita sebagai ulama berwawasan keislaman, ke-Indonesia-an, ke Jawa Baratan, ke Bogoran bahkan," tandasnya.

Ponpes Ibnu Mas'ud bersama Amnesty International, LBH Jakarta, dan sejumlah lembaga advokasi sempat ingin melakukan perlawanan terkait keputusan penghentian operasional ponpes tersebut. Namun keinginan tersebut urung dilakukan. Malah Agus Purwoko selaku pimpinan Ponpes Tahfidzul Qur'an Ibnu Mas'ud memilih mentaati keputusan Forkopimda, Ulama, Kemenag, dan 18 Ormas Islam tersebut.

"Ya saya akan perbaiki segala kekurangan dan kesalahan. Seperti silaturahmi dan mengurus kelengkapan izin lainnya ke Kemenag maupun Pemkab Bogor," kata Agus Purwoko.
(thm)
Berita Terkait
Mencekam! Bentrokan...
Mencekam! Bentrokan Pecah di Konawe, Warga Protes Debu Batu Bara Dibalas Tembakan Gas Air Mata
Kantor Bawaslu Bengkulu...
Kantor Bawaslu Bengkulu Selatan Kembali Didemo, Massa Bawa Keranda Mayat
Terancam, Tenaga Medis...
Terancam, Tenaga Medis dan Warga Pendatang Mengungsi Tinggalkan Kobakma Papua
Camat Parung Panjang...
Camat Parung Panjang Ngumpet di Kantor, Massa Demo dan Aparat Saling Dorong
Warga Ramai-ramai Kepung...
Warga Ramai-ramai Kepung Kantor Camat Parung Panjang, Sindir Pungli: Ada Uang Seratus, Jalan Lu Mulus
Diluruk Puluhan Warganya,...
Diluruk Puluhan Warganya, Kades di Gresik Ini Pilih Kabur
Berita Terkini
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
1 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
1 jam yang lalu
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
1 jam yang lalu
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
2 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
3 jam yang lalu
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
3 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved