Pengedar Video Porno Anak-anak Berafiliasi dengan 49 Negara

Minggu, 17 September 2017 - 18:05 WIB
Pengedar Video Porno...
Pengedar Video Porno Anak-anak Berafiliasi dengan 49 Negara
A A A
JAKARTA - Tiga pelaku pengedar video porno gay yang melibatkan anak-anak dengan orang dewasa di media sosial (medsos) ternayata memiliki jaringan internasional.

Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Adi Deriyan mengungkapkan, ketiga pelaku selama ini berafiliasi dengan jaringan di 49 negara. Saat ini, pihaknya bersama Badan investigasi Utama dari Departemen Keadilan Amerika Serikat,Federal Bureau of Investigation (FBI), masih memburu tersangka lain yang masuk jaringan tersebut.

Kombes Adi menyebutkan, terdapat sekitar‎ ‎750.000 foto dan video yang ditemukan dari ketiga pelaku. Video dan foto tersebut siap untuk diperjualbelikan melalui sejumlah akun media sosial.

“Dalam video atau gambar itu ditampilkan hubungan seksual antara laki-laki dengan anak laki-laki," ungkap Kombes Adi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (17/9/2017.

Berdasarkan analisa laboratorium forensik, sekitar 40% dari konten pornografi anak di bawah umur yang disebar pelaku pemainnya berparas melayu. Kendati demikian, Adi belum bisa memastikan angka 40% tersebut merupakan anak-anak dari Indonesia.

"Kami belum bisa memastikan apakah itu anak Indonesia atau dari negara lain. Mereka punya grup dengan penyimpangan yang sama," terangnya. (Baca: Video Porno Gay yang Dijual di Medsos Pemainnya Anak-anak dan Orang Dewasa)

Polisi akan berkoordinasi dengan Kementerian Perlindungan Perempuan dan Pemberdayaan Anak, serta lembaga-lembaga terkait guna mengindentifikasi foto-foto dan video yang disebar sindikat kejahatan seksual anak tersebut. "Kami koordinasikan dengan stakeholder untuk mengidentifikasi siapa korban tersebut," pungkas Kombes Adi.

Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya membongkar sindikat penjual gambar dan video porno melalui akun media sosial. Saat ini baru tiga orang yang diringkus, yakni Y (19), H alias Uher (30), dan I (21). Polisi kini masih mengejar pelaku lain yang terlibat dalam jaringan internasional tersebut.
(thm)
Berita Terkait
Setahun Jual Video Pornografi...
Setahun Jual Video Pornografi Anak, Pria Asal Kendal Untung Puluhan Juta Rupiah
Awas! Pornografi Berdampak...
Awas! Pornografi Berdampak Buruk pada Tumbuh Kembang Anak
Viral! Kata Bokep Kerap...
Viral! Kata Bokep Kerap Jadi Trending Topic, Ini Dampak Buruk Kecanduan Nonton Film Dewasa
Sticker Porno Merajalela,...
Sticker Porno Merajalela, Mengapa Institusi Berwenang Tidak Memberi Kartu Merah?
Kominfo Turun Tangan...
Kominfo Turun Tangan Berantas Konten Porno, Telegram Kena Sanksi?
FB Diretas Posting Adegan...
FB Diretas Posting Adegan Ranjang dengan Mantan Suami, Ibu Cantik Lapor Polisi
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
4 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
6 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
6 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
6 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
7 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved