Fokan Ungkap 80% Tempat Hiburan Malam di Jakarta Sediakan Narkoba

Kamis, 14 September 2017 - 15:40 WIB
Fokan Ungkap 80% Tempat...
Fokan Ungkap 80% Tempat Hiburan Malam di Jakarta Sediakan Narkoba
A A A
JAKARTA - Terungkapnya kembali peredaran narkoba di tempat hiburan malam membuktikan diskotek di DKI Jakarta belum sepenuhnya bebas dari barang haram itu. Celakanya, narkoba seakan sengaja disediakan manajemen tempat hiburan malam.

"Saya ingin katakan, hampir 80% tempat hiburan malam di Jakarta terindikasi (sediakan) narkoba. Bukan hanya pasien (pengunjung) yang bawa, tapi manajeman juga ikut berperan mendatangkan barang itu," ujar ‎Sekjen Forum Kemasyarakatan Anti Narkoba (Fokan), Anhar Nasution, saat dihubungi KORAN SINDO, Kamis (14/9/2017).

Mantan Ketua Asosiasi Pengusaha Hiburan Malam DKI Jakarta ‎ini mengaku sudah kerap mengingatkan agar pengusaha hiburan malam tidak menggunakan narkoba sebagai barang dagangan. Tapi nyatanya, kasus narkoba di tempat hiburan malam masih saja ditemukan.

Kasus terbaru adalah penangkapan politikus Partai Golkar Indra J Piliang dan dua rekannya dari tempat karaoke diskotek Diamond di kawasan Tamansari, Jakarta Barat pada Rabu malam (14/9/2017).

Menurut Anhar, selain Diamond diketahui peredaran narkoba juga kerap ditemukan di tempat hiburan lain, seperti Diskotik Illegals yang kala itu ditemukan 2.500 butir pil ekstasi dan ratusan gram sabu-sabu, diskotik Eksotic yang tertangkap tangan menjual narkoba H5, dan kawasan Butik yang kedapatan pakai ganja.

Terpisah, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN, Komjen Pol Budi Waseso menegaskan, diskotek maupun tempat hiburan malam yang kedapatan menjual narkoba wajib ditutup. "Apalagi kalau sampai dua kali. Tidak ada alasan lagi untuk ‎operasi. Harus ditutup," tegas Buwas.

Buwas melihat lemahnya sikap Pemprov DKI Jakarta tidak ubahnya tidak taat dengan mandat Presiden Jokowi yang tengah gencar berperang lawan narkoba. Oleh karena itu, Buwas meminta agar diskotek yang membandel langsung ditutup.
(thm)
Berita Terkait
Kronologis Kapolsek...
Kronologis Kapolsek Sepatan Ditangkap Gara-gara Konsumsi Sabu
Nelayan di Bulukumba...
Nelayan di Bulukumba Diringkus Polisi Karena Kantongi Sabu
Asyik Pesta Sabu di...
Asyik Pesta Sabu di Rumah, Pria di Lombok Tengah Diamankan Polisi, 2 Rekannya Kabur
Berwajah Ganteng Bak...
Berwajah Ganteng Bak Artis, Kasi Kesra Pemdes Penutuk Diringkus Polisi Saat Pesta Sabu
Jadi Pengedar Sabu Lintas...
Jadi Pengedar Sabu Lintas Daerah, Waria Diringkus Polisi Saat Sembunyi di Kamar
Reza Artamevia Mengaku...
Reza Artamevia Mengaku Konsumsi Sabu Sejak 4 Bulan Terakhir
Berita Terkini
Pusat Studi Kepolisian...
Pusat Studi Kepolisian ULM Inisiasi Deklarasi Bersama Anti-ODOL di Kalsel
1 menit yang lalu
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 69 Orang Diamankan Polisi
21 menit yang lalu
Pemerintah Bakal Data...
Pemerintah Bakal Data Barang-Karyawan Hotel Sultan, Wamensesneg: Tak Ada yang Dikorbankan
1 jam yang lalu
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
1 jam yang lalu
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
2 jam yang lalu
Eksekusi Hotel Sultan,...
Eksekusi Hotel Sultan, Wamensesneg: Kita Harus Tarik Aset yang Dikuasai Pihak Lain
2 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved