4 Bakal Calon Bupati Bandung Barat dari PDIP Bertemu, Ada Apa?

Rabu, 13 September 2017 - 18:58 WIB
4 Bakal Calon Bupati...
4 Bakal Calon Bupati Bandung Barat dari PDIP Bertemu, Ada Apa?
A A A
BANDUNG BARAT - Empat dari enam bakal calon (balon) bupati yang ikut proses penjaringan di DPC PDIP Kabupaten Bandung Barat (KBB) melakukan pertemuan mendadak di Hotel Masion Pine, Kota Baru Parahyangan, KBB, Rabu (13/9/2017). Mereka adalah Aa Umbara Sutisna, Yayat T Soemitra, Pamriadi, dan Udis Supriatna, sedangkan yang tidak diundang adalah Elin Suharliah Abubakar dan Maman S Sunjaya.

Meskipun tidak lantang mengakui, pertemuan ini diduga kuat merupakan bentuk reaksi dari deklarasi oleh sayap partai PDIP Banteng Muda Indonesia (BMI) yang mendorong pasangan Elin Suharliah Abubakar dan Maman S Sunjaya sebagai pasangan calom bupati dan wakil bupati, Selasa (12/9/2017). (Baca juga: Pilkada Bandung Barat, BMI Dorong Elin Bersanding dengan Maman ).

Disinggung mengenai hal ini, Aa Umbara Sutisna mengaku pertemuan ini sudah diagendakan sebelumnya. Kebetulan keempat balon ada kegiatan di sekitar Padalarang, sehingga bisa bertemu dan bersilaturahmi. "Ini pertemuan silaturahmi, kebetulan kami semua kader PDIP dan sedang ada kegiatan di sekitar sini," kata Ketua DPRD KBB ini.

Namun, dirinya mengakui pertemuan ini adalah untuk menjaga soliditas, kekompakan, dan keutuhan PDIP di KBB. Tujuan utamanya adalah membesarkan partai agar bisa menang di Pemilu 2019. Untuk itu, sebaiknya semua pihak menahan diri agar tidak membuat kegaduhan apalagi menjelang Pilkada KBB 2018.

"SK rekomendasi itu kewenangan pusat, jangan mendahuluilah, apalagi ada yang memaketkan. Itu tidak elok dan hanya menimbulkan kegaduhan saja," tegasnya.

Wakil Bupati KBB yang juga salah satu balon dari PDIP Yayat T Soemitra menyebutkan sah-sah saja ketika ada sayap partai yang mendukung figur tertentu. Apalagi, PDIP memiliki beberapa sayap partai yang aktif. Namun, semua itu nantinya berpulang ke DPP yang memutuskan segalanya. Jadi bisa saja yang direkomendasikan oleh pusat adalah figur yang berbeda.

"Semua boleh berpendapat tapi ketika keputusan DPP turun maka harus fatsun dan dilaksanakan, termasuk saya pun harus menerima apa pun keputusan tersebut," tandasnya.
(zik)
Berita Terkait
PDIP Yakin Kans Hengki...
PDIP Yakin Kans Hengki di Pilkada Bandung Barat Sangat Besar
Survei Median: Tiga...
Survei Median: Tiga Paslon Bersaing Ketat di Pilkada Bandung Barat
Sesepuh Jabar Yakin...
Sesepuh Jabar Yakin DS-Syahrul Ubah Kabupaten Bandung Lebih Maju
Cabup Dadang Janjikan...
Cabup Dadang Janjikan Rp100 Miliar per Tahun untuk Guru Ngaji
Cawabup Bandung Lord...
Cawabup Bandung Lord Atep Makin Pede Blusukan Sapa Warga
Silaturahmi ke PCNU...
Silaturahmi ke PCNU KBB, Edi Rusyandi Minta Restu Maju Pilkada 2024
Berita Terkini
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
1 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
1 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
1 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
3 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
4 jam yang lalu
Infografis
Arkeolog Temukan Wajah...
Arkeolog Temukan Wajah Asli Pribumi Eropa Barat dari dalam Gua
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved