Pembentukan UPT Pengelolaan Keraton Solo Tersendat

Jum'at, 08 September 2017 - 20:05 WIB
Pembentukan UPT Pengelolaan...
Pembentukan UPT Pengelolaan Keraton Solo Tersendat
A A A
SOLO - Pembentukan Unit Pengelola Teknis (UPT) terkait pengelolaan Keraton Kasunanan Surakarta atau Keraton Solo tersendat. Masih terjadi taruk ulur pembentukan bebadan (organisasi internal keraton) yang nantinya masuk UPT.

Raja Keraton Solo Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi meminta bebadan juga diisi personel dari luar keraton. Sementara, sejumlah adik PB XIII menghendaki diisi personel dari internal keraton.

"Kami tidak mengutak-atik posisi Sinuhun (PB XIII Hangabehi sebagai raja), Maha Menteri (KGPHPA Tedjowulan), serta bebadan yang sebelumnya ada," ungkap adik PB XIII, GKR Wandansari Koes Moertiyah, Jumat (8/9/2017).

Menurutnya, bebadan harus diisi oleh orang-orang dari dalam keraton sendiri. Alasannya, mereka yang mengerti kondisi yang ada di dalam keraton. Sementara, orang dari luar dinilai tidak bisa detail mengenal adat istiadat atau budaya di dalamnya.

Dia mengakui, pembentukan organisasi internal yang akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam revitalisasi keraton belum disetujui PB XIII. Namun, hal itu dinilai bukan halangan dalam menyusun bebadan.

Adik PB XIII lainnya, KGPH Benowo mengakui kakaknya belum tanda tangan soal surat kuasa dan pembentukan bebadan. Sebab, raja meminta agar orang luar keraton masuk di dalamnya. "Tentu saja yang punya keahlian atau peduli terhadap keraton. Sinuhun (raja) ingin agar kejadian yang dulu tidak terulang lagi," jelas Benowo.

Sebelumnya, penyerahan kuasa pengelolaan Keraton Solo kembali tertunda. Pemerintah dan kerabat keraton belum sepakat terkait posisi PB XIII dalam surat kuasa penyerahan pengelolaan kawasan itu. Di sisi lain, bebadan keraton juga dianggap vital oleh pemerintah karena bisa menjembatani komunikasi antara kedua pihak dalam upaya pelestarian keraton sebagai cagar budaya nasional.
(zik)
Berita Terkait
Geger Suksesi Keraton...
Geger Suksesi Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta
Ulama Keraton Solo,...
Ulama Keraton Solo, KRT Pujo Setyonodipuro Tutup Usia
Momen Halalbihalal di...
Momen Halalbihalal di Keraton Solo, 2 Kubu Gelar Acara di Lokasi Berbeda
Pedagang Kaget, Pintu...
Pedagang Kaget, Pintu Alun Alun Utara Keraton Solo Mendadak Digembok
Acara Slametan Awali...
Acara Slametan Awali Pemugaran Pesanggrahan Langenharjo Keraton Solo
Lembaga Dewan Adat Keraton...
Lembaga Dewan Adat Keraton Solo Ganti Nama KGPH Mangkubumi Jadi KGPH Hangabehi
Berita Terkini
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
12 menit yang lalu
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
1 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
3 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
3 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
4 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
5 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved