Puluhan Siswa SD di Kota Batu Diduga Keracunan Setelah Minum Susu

Rabu, 06 September 2017 - 16:02 WIB
Puluhan Siswa SD di...
Puluhan Siswa SD di Kota Batu Diduga Keracunan Setelah Minum Susu
A A A
KOTA BATU - Puluhan siswa Sekolah Dasar (SD) Pandanrejo 1 Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur (Jatim), diduga keracunan setelah meminum susu segar yang dibagikan di sekolah, Rabu (6/9/2017). Siswa kelas 2, 5, dan 6 itu mengeluh sakit perut, mual, dan pusing usai mengonsumsi susu gelas. Mereka pun langsung dilarikan ke Puskesmas Bumiaji.

Salah seorang siswa, Wira mengaku, ketika minum susu coklat itu, rasanya memang asam dan kecut, tidak manis seperti biasanya. Setelah minum, awalnya memang tidak ada keluhan. Namun setelah 3-4 jam, perutnya terasa sakit. Hal yang sama diungkapkan temannya, Navisa. “Setelah minum susu, rasanya mual dan pusing,” kata Navisa.

Guru SD Pandanrejo 1, Andik Widianto mengatakan, pembagian susu gelas itu merupakan program rutin dari Dinas Pendidikan Kota Batu yang diberikan setiap hari Rabu untuk menambah nutrisi siswa. Program ini telah berjalan lebih dari satu tahun dan baru kali ini diduga membuat siswa keracunan.

Andik menyebutkan, ada 214 siswa yang mengonsumsi susu gelas produksi KUD Batu itu, Rabu (6/9/2017). Namun yang mengeluh sakit perut, mual dan pusing, hanya sekitar 20 siswa. Dari sisi produksinya, susu masih layak dikonsumsi hingga 8 September 2017 atau belum kedaluwarsa. “Pertama ada 16 orang siswa yang mengeluh sakit perut, mual dan pusing. Lalu menyusul empat orang sehingga total ada 20 siswa yang mengeluhkan sakit perut setelah minum susu,” kata Andik Widianto.

Sementara dokter Puskesmas Bumiaji, Rinda Rihadini mengaku belum bisa menentukan penyebab pasti siswa mengalami sakit perut, mual dan pusing, sebelum hasil sampel uji susu dari laboratorium resmi keluar. Namun untuk sementara, para siswa diberikan obat penawar keracunan. “Tapi dari sampel susu nggak ada masalah. Kalau sekarang, kondisi para siswa kami observasi dulu. Kami kasih obat untuk mengeluarkan racun dulu. Kalau kondisi siswa tidak juga membaik, kami akan rujuk ke rumah sakit terdekat,” paparnya.
(mcm)
Berita Terkait
SPPG Wajib Kantongi...
SPPG Wajib Kantongi Sertifikat Higienis Usai Kasus Keracunan MBG
Santap Nasi Kotak Saat...
Santap Nasi Kotak Saat Acara Tausiah, 90 Orang Masuk Rumah Sakit dan 1 Tewas
83 Warga Keracunan Usai...
83 Warga Keracunan Usai Hadiri Hajatan di Sukabumi
1 Tewas dan Belasan...
1 Tewas dan Belasan Lainnya Dirawat di Puskesmas Akibat Keracunan Makanan di Ciamis
Puluhan Warga Gunungkidul...
Puluhan Warga Gunungkidul Keracunan Makanan, 1 Meninggal Dunia
43 Santri di Gunung...
43 Santri di Gunung Putri Diduga Keracunan Nasi Kotak
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
4 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
9 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
9 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
9 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
9 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
10 jam yang lalu
Infografis
Puluhan Rudal dan Ratusan...
Puluhan Rudal dan Ratusan Drone Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved