Mafia Tanah Diduga Kerap Bermain di Sulsel

Senin, 28 Agustus 2017 - 22:41 WIB
Mafia Tanah Diduga Kerap...
Mafia Tanah Diduga Kerap Bermain di Sulsel
A A A
MAKASSAR - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) pernah melansir data mencengangkan. Hanya dalam setahun, transaksi yang mengalir ke mafia tanah di Sulsel bisa mencapai Rp520 miliar.

Dana tersebut diduga mengalir ke mana-mana. Termasuk ke sejumlah pejabat di kantor pertanahan (BPN) Sulsel. Bahkan ada pejabat yang sudah dipromosikan ke jabatan lebih tinggi. Pernah dinyatakan berstatus tersangka, namun kini kasusnya tak terdengar lagi.

Penyidik Polda Sulsel, dalam hal ini Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) diduga bertindak tidak profesional dan melindungi oknum kantor pertanahan yang bekerjasama dengan mafia tanah di Sulsel, khususnya Makassar.

Tudingan itu muncul setelah penyidik Ditreskrimum Polda Sulsel hanya menetapkan tersangka H M Arsyad Sakka atas laporan pemalsuan akte autentik yang dilaporkan warga, David.

Musalin R Mhangun, pengacara David mengatakan, penyidik seharusnya mentersangkakan oknum kantor pertanahan yang diduga bekerja sama dengan mafia tanah. Karena, atas kerja sama antara oknum tersebut dan mafia tanah sehingga permasalahan itu muncul.

"Kenapa tidak jadikan tersangka oknum . Padahal hasil gelar perkara yang dilakukan di Mabes Polri, telah memenuhi dua alat bukti yang cukup, " kata Mursalin, Akhir pekan lalu.

Padahal, dia menduga ada banyak kasus praktik mafia tanah yang melibatkan orang-orang kantor pertanahan, salah satunya laporan dari kliennya David.

"Saya sudah melaporkan ke Kapolri soal adanya indikasi intervensi agar oknum kantor pertanahan yang terlibat mafia tanah namun tidak dijadikan tersangka, " akunya.

Namun Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimmum) Polda Sulsel, Kombes Pol Erwin Zadma mengaku, dalam pengusutan kasus itu tidak ada intervensi dari pihak manapun.

"Sudah ada tersangka bernama H M Arsyad Sakka. Tidak ada intervensi dan semuanya hasil gelar perkara," ucap perwira tiga bunga ini.

Kepala Kantor Pertanahan Kota Makassar, Iljas Tedjo Prijono berjanji akan menindak siapapun yang terlibat termasuk oknum pegawai yang dinaunginya. "Kita tidak pandang bulu dalam memberantas mafia tanah," tegasnya.
(sms)
Berita Terkait
KPK Periksa Tersangka...
KPK Periksa Tersangka Korupsi Dinas PUTR Sulsel
Oknum Legislator Demokrat...
Oknum Legislator Demokrat Tersangka Korupsi Proyek Dishub Sulsel, Ini Sikap Partai
Gubernur Sulsel Non...
Gubernur Sulsel Non Aktif Nurdin Abdullah Jalani Sidang Perdana
Sudah Dilimpahkan, Kejati...
Sudah Dilimpahkan, Kejati Mulai Teliti Berkas 13 Tersangka RS Batua
Pejabat Dinkes Makassar...
Pejabat Dinkes Makassar Diperiksa Maraton Terkait Dugaan Korupsi RS Batua
Kejati Sulsel Berupaya...
Kejati Sulsel Berupaya Kembalikan 1.000 Hektar Aset Negara
Berita Terkini
Kostrad Run 2026 di...
Kostrad Run 2026 di Monas, Warga Senang Lihat Alutsista
1 jam yang lalu
PM Singapura Kunjungi...
PM Singapura Kunjungi Indonesia, 8 Ruas Jalan Ini Ditutup Sementara
3 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Tinggi Kolom Abu 1.400 Meter
4 jam yang lalu
Profil Irjen Pol Ruddi...
Profil Irjen Pol Ruddi Setiawan, Lulusan Akpol 1996 yang Kini Menjadi Kapolda Aceh
5 jam yang lalu
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
12 jam yang lalu
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Dinilai Alarm Keras Tata Kelola Sampah, DPR: Open Dumping Tak Bisa Ditoleransi
13 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved