PT Freeport Indonesia Sesalkan Aksi Anarkistis Massa Pendemo

Minggu, 20 Agustus 2017 - 21:48 WIB
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Sesalkan Aksi Anarkistis Massa Pendemo
A A A
TIMIKA - Pihak perusahaan tambang raksasa, PT Freeport Indonesia (PTFI) mengutuk keras aksi mogok para karyawannya yang berujung pada tindakan anarkistis dengan memblokade akses utama ke wilayah kerja PTFI di Checkpoint 28 dan Terminal Bus Goronggorong Timika dan melakukan pembakaran sejumlah kendaraan serta bangunan, Sabtu 19 Agustus 2017 kemarin.

Vice President Corporate Communication PT Freeport Indonesia, Riza Pratama menyatakan, perusahaan bersama otoritas lokal mengutuk aksi melawan hukum yang dilakukan massa yang memblokade akses utama ke wilayah kerja PTFI di Checkpoint 28 dan Terminal Bus Gorong-Gorong Timika dan melakukan pembakaran sejumlah kendaraan serta bangunan sebelum dapat dikendalikan aparat keamanan pada, Sabtu malam sekitar pukul 23.00 WIT kemarin.

Menurut Riza Pratama, otoritas keamanan telah menegaskan bahwa aksi perusakan dan pembakaran yang dilakukan oleh massa pada hari Sabtu kemarin, bukan lagi merupakan aksi unjuk rasa tindakan melainkan suatu pelanggaran hukum berat.

Menanggapi respon cepat aparat keamanan terhadap aksi tersebut, Riza Pratama menegaskan, pihak PT Freeport Indonesia mendukung tindakan aparat yang dengan tegas menangani permasalahan di lapangan.

“Kami menyampaikan dukungan dan penghargaan kepada aparat keamanan atas respon cepatnya dalam mengendalikan situasi kemarin,” ungkap Vice President Corporate Communication PT Freeport Indonesia, Riza Pratama dalam siaran persnya yang diterima MNC MEDIA, Minggu (20/8/2017) malam.

Riza Pratama menegaskan, situasi di sekitar lokasi kejadian berangsur kondusif dan pihaknya bersama aparat keamanan telah melakukan pembersihan sisa-sisa puing kendaraan dan bangunan yang dibakar oleh massa, serta pengamanan di rute jalan tambang utama telah dilakukan.

"Pekerjaan pembersihan di Check Point 28 dan gorong-gorong dimulai pagi ini, Minggu (20/8/2017), Rute jalan tambang utama juga telah diamankan, perjalanan bus dan cargo akan dilanjutkan secara terbatas mulai hari Senin besok," kata Riza Pratama.

Terkait keamanan dan keselamatan karyawan, menurut Riza Pratama, keamanan dan keselamatan karyawan merupakan prioritas perusahaan.

"Kami telah meminta seluruh karyawan untuk menghindari perjalanan ke area tersebut sampai adanya pemberitahuan lebih lanjut dan selalu menjaga kewaspadaan saat berpergian di Timika," ungkapnya.

Riza Pratama juga mengatakan, perusahaan tetap berkomitmen untuk melindungi para karyawan dan mematuhi seluruh aturan hukum yang berlaku.
(sms)
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
Berita Terkini
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
50 menit yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
2 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
3 jam yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
5 jam yang lalu
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
5 jam yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
6 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved