Dana Desa Tak Kunjung Cair, Puluhan Warga Datangi Kantor DPMD

Senin, 14 Agustus 2017 - 19:23 WIB
Dana Desa Tak Kunjung...
Dana Desa Tak Kunjung Cair, Puluhan Warga Datangi Kantor DPMD
A A A
BANYUASIN - Puluhan warga Desa Meranti, Kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) mendatangi Kantor Dinas Pemerintah Masyarakat Desa (DPMD) Banyuasin, Senin (14/82017). Mereka datang untuk mempertanyakan kejelasan pencairan dana desa tahun 2017.

“Kami ini bukan demo, tapi ingin mempertanyakan kejelasan dana desa yang sampai sekarang tidak dicairkan. Pembangunan di desa lain sudah menggeliat, sementara desa kami masih seperti itu-itu saja lantaran dana desanya belum cair,” kata Sani Nawar, salah satu warga Desa Meranti.

Dia mengaku kecewa karena dana desa yang tidak kunjung cair menghambat pembangunan desanya. Sementara saat ini desanya sangat membutuhkan sumur bor dan pengecoran jalan setapak. “Kalau tak cair, kami sebagai masyarakat sangat dirugikan. Karena kalau tahun 2017 ini dana desa itu belum dicairkan, maka Desa Meranti tidak bakal memperoleh dana desa lagi pada tahun-tahun selanjutnya karena dianggap gagal atau bermasalah,” jelasnya.

Warga lainnya, Aidin Saleh mengutarakan, dana desa tidak cair lantaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Meranti tidak mau memberikan tanda tangan tanpa alasan yang jelas. Pihaknya ingin mempertanyakan alasan dan kejelasan tersebut. “Seharusnya urusan politik jangan melibatkan masyarakat, kami jangan dijadikan korban. Kalau antara BPD dan kepala desa tidak harmonis, ya jangan sampai menghambat pembangunan desa,” ungkapnya.

Dia menyebutkan, BPD Meranti pernah mengatakan kalau masyarakat tidak menginginkan pembangunan. Menurut dia, itu tidak benar karena masyarakat justru sangat mengharapkan pembangunan. “Masalahnya, kami tidak pernah diundang saat rapat,” ucapnya.

Di lokasi yang sama, Kepala Desa Meranti Imam Santoso menyebutkan, dana desa tahun 2017 untuk Desa Meranti lebih kurang Rp760 juta. Dia berharap dana ini segera dicairkan. “Kalau tidak, masyarakat yang rugi,” timpalnya.‎

Jumadi mengakui, BPD Meranti sudah rapat membahas Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2017. Namun saat rapat yang digelar pada 9 Juli 2017 lalu, masyarakat sepakat untuk menunda pembangunan. Rapat itu memang tidak melibatkan seluruh masyarakat Desa Meranti, melainkan hanya dihadiri perwakilan masyarakat.

“Rapat dihadiri 42 orang dari BPD, perangkat desa, ketua RT, PKK, karang taruna, pemangku adat, LPM, kader posyandu, tokoh masyarakat dan tokoh agama. Keputusannya, mereka minta menunda pembangunan. Kalau kami menghadirkan seluruh masyarakat tidak akan mungkin,” tuturnya.

Terkait hal ini, Kepala Bidang Keuangan, Aset dan Pengembangan Desa, Rayen Nurdiansyah membenarkan dana desa tahun 2017 untuk Desa Meranti belum bisa dicairkan. Pasalnya, syarat untuk pencairan dana desa tersebut belum terpenuhi. Salah satunya, APBDes belum dibahas BPD dan pemerintah desa.

“BPD pernah menghadap kami, katanya dana desa tidak dicairkan karena kehendak masyarakat. Jika dana desa tahun 2017 ini tidak dicairkan, kemungkinan besar tahun-tahun berikutnya harapan untuk mendapatkan dana desa sangat kecil. Tapi, masih ada kesempatan,” pungkasnya.
(mcm)
Berita Terkait
Tuntut Cabut PMK 81,...
Tuntut Cabut PMK 81, APDESI Gelar Aksi Unjuk Rasa di Jakarta
Desa Mallari Bone Jadi...
Desa Mallari Bone Jadi Pertama Salurkan BLT Dana Desa di Sulsel
Diduga Korupsi DD dan...
Diduga Korupsi DD dan ADD, Oknum Kades di Lampung Utara Ditahan Polisi
Ratusan Warga Demo Minta...
Ratusan Warga Demo Minta Pemdes Transparan Kelola Dana Desa
Prabowo Singgung Masalah...
Prabowo Singgung Masalah Dana Desa Tak Tersalurkan dengan Baik 1 Dekade Terakhir
Korupsi Dana Desa, Mantan...
Korupsi Dana Desa, Mantan Kades Pedataran Dipenjara 5 Tahun
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
15 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
1 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
2 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
2 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
2 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
3 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved