Kasus Siswa SD Tewas Berkelahi, Netty Minta Publik Tak Hakimi Terduga Pelaku

Senin, 14 Agustus 2017 - 11:46 WIB
Kasus Siswa SD Tewas...
Kasus Siswa SD Tewas Berkelahi, Netty Minta Publik Tak Hakimi Terduga Pelaku
A A A
BANDUNG - etua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jabar Netty Heryawan prihatin atas peristiwa meninggalnya SR (8) siswa kelas 2 SD yang diduga akibat berkelahi dengan teman sekelasnya, Dr (8) di SDN Longkewang, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa 8 Agustus 2017.

Netty mengatakan, P2TP2A Jabar terus berkoordinasi dengan P2TP2A Kabupaten Sukabumi untuk mendapatkan kejelasan peristiwa tersebut. Sebelumnya, korban diberitakan meninggal di halaman sekolah setelah berkelahi dengan teman sekelasnya, namun pihak sekolah membantah hal tersebut. Korban disebut 'hanya' dilempar minuman beku dan mengenai telinganya.

"Ada hal-hal yang perlu diluruskan terkait peristiwa tersebut. Betul ada perkelahian antarsiswa. Namun setelah divisum ternyata korban menderita kelainan di pembuluh darah di otak sehingga terjadi pembekuan. Kondisi itu mengakibatkan aliran oksigen ke otak terhambat. Korban jatuh pingsan saat kejadian. Jadi, bukan karena pukulan, tonjokan, atau kekerasan lainnya," kata Netty, Senin (14/8/2017).

Istri Gubernur Jabar Ahmad Heryawan ini mengemukakan, mungkin karena kaget, korban lalu jatuh tidak sadarkan diri. "Jadi ketika korban jatuh dan pingsan, pelaku yang juga usia anak kelas 2 SD langsung lari, panik mencari gurunya. Jadi ini gambaran wajar karena bukan dipojokkan atau pengeroyokan," ujar Netty.

Untuk memuntaskan kasus ini, tutur Netty, P2TP2S mengimplemasikan Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak (UU SPPA) No 11/2012. Kebijakan penanganan anak yang berhadapan dengan hukum harus sebijak mungkin. Anak yang menjalani proses peradilan dapat ditempatkan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA).

Hal tersebut dimaksudkan untuk menghindari dan menjauhkan anak dari proses peradilan sehingga dapat menghindari stigmatisasi terhadap anak yang berhadapan dengan hukum dan diharapkan anak dapat kembali ke dalam lingkungan sosial secara wajar. "Inilah tindakan penganganan yang dilakukan P2TP2A dan Pemda Kabupaten Sukabumi, sehingga setiap masalah yang mengakibatkan masalah baru di kemudian hari bisa diantisipasi sejak dini," tutur Netty.

Netty mengimbau masyarakat yang tidak tahu duduk perkara agar tidak membentuk opini dan melakukan penghakiman secara massif terhadap terduga pelaku Dr, sebelum mengetahui apa yang melatarbelakangi kejadian tersebut. “Jadi kita tahu bagaimana cara memperlakukan korban dan keluarganya serta pelaku yang masih anak-anak," tandas Netty.
(wib)
Berita Terkait
Niat Lerai Perkelahian,...
Niat Lerai Perkelahian, Pelajar SMP Tewas Ditusuk Pelajar SMK
Duel Maut Rebutan Pacar,...
Duel Maut Rebutan Pacar, Pelajar SMA Meregang Nyawa Dihantam Helm
Korban Duel Maut Rebutan...
Korban Duel Maut Rebutan Pacar Dikenal Berjiwa Sosial Tinggi dan Suka Bercanda
Duel di Jalan dengan...
Duel di Jalan dengan Teman Sekolah, Siswa SMP di Musi Rawas Tewas
Duel Maut 2 Remaja di...
Duel Maut 2 Remaja di Banyumas, 1 Tewas Bersimbah Darah
2 Pemuda Tak Saling...
2 Pemuda Tak Saling Kenal Tewas Usai Terlibat Perkelahian dan Saling Tikam
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
10 jam yang lalu
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
11 jam yang lalu
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
17 jam yang lalu
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
18 jam yang lalu
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
19 jam yang lalu
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
22 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved