Belasan Pejabat DKI Kembalikan Uang Diduga Hasil Korupsi Rp2,5 Miliar

Rabu, 09 Agustus 2017 - 21:50 WIB
Belasan Pejabat DKI...
Belasan Pejabat DKI Kembalikan Uang Diduga Hasil Korupsi Rp2,5 Miliar
A A A
JAKARTA - Sejumlah mantan pejabat di lingkungan Pemkot Jakarta Barat mengembalikan uang yang diduga hasil korupsi penghubung dan normalisasi sungai tahun anggaran 2012-2013. Meskipun telah mengembalikan uang tersebut, Kejari Jakarta Barat memastikan proses hukum yang tersangkut tetap berlanjut.

Beberapa di antara kasus itu sudah masuk dalam penyerahan berkas dari Kejagung ke Kejari Jakarta Barat. Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat Reda Mantovani merinci beberapa orang yang mengembalikan uang yakni, mantan Wali Kota Jakarta Barat Fatahillah Rp600 juta, Sekretaris Kota (Seko) Jakarta Barat Asril Marzuki Rp150 juta, dan beberpa mantan camat di delapan wilayah di Jakarta yang berkisar Rp80-180 juta.

"Total uang yang dikembalikan mencapai Rp 2,5 miliar," kata Reda kepada wartawan di Kantor Kejari Jakarta Barat pada Rabu (9/8/2017). Menurut Reda, pengembalian yang dilakukan para tersangka ini merupakan bentuk sikap kooperatif yang dilakukan sejumlah tersangka.

Pengembalian ini dilakukan beberapa waktu lalu, setelah Kejagung menetapkan tiga orang mantan kepala Sudin Tata Air Jakarta Barat sebagai tersangka kasus itu. Sekalipun mengembalikan, lanjut Reda, penyidikan dan proses hukum kasus ini tetap berlanjut. Pemberkasan dan pembelajaran berkas masih dilakukan penyidik kejaksaan.

Sementara itu, tersangkutnya Asril Marzuki Sekretaris Kota Jakarta Barat karena kasus dugaan korupsi, membuat beberapa pekerjaan menjadi terbengkalai. Memaksimalkan hal itu, posisi Seko saat ini juga diemban oleh Wakil Wali Kota Jakarta Barat Muhammad Zen.

Wali Kota Jakarta Barat Anas Efendi mengatakan, untuk sementara tugas-tugas Asril akan dikerjakan Wakil Wali Kota.Meski demikian, terhadap calon pengganti Seko secara permanen, Anas mengaku telah melayangkan surat permohonan pengganti kepada Pemprov DKI Jakarta. Proses tindak lanjut terhadap pergantian sedang ditunggu Asril.

Kepada proses pergantian itu, ‎Anas mengharapkan agar pengganti nantinya berasal dari lingkungan Jakarta Barat. Sehingga penyesuaian di lingkungan kerja tidak akan lama, termasuk melakukan konsolidasi dan koordinasi antarwilayah nantinya.( Baca: Diduga Terlibat Korupsi, Seko Jakarta Barat Mendekam di Salemba )
(poe,ars)
Berita Terkait
Richard Ohee: Perlu...
Richard Ohee: Perlu Strategi Khusus untuk Tangani Kasus Korupsi di Papua
Kejari Kabupaten Bekasi...
Kejari Kabupaten Bekasi Selamatkan Uang Negara Rp1,1 Miliar
Korupsi Proyek Jalan...
Korupsi Proyek Jalan Rantau Alai-SP Kilip Rp1,2 M, PPK dan Kontraktor Dijebloskan ke Penjara
Usut Dugaan Korupsi,...
Usut Dugaan Korupsi, Tim Kejari Geledah Kantor KPU Kapuas
Mantan Bupati Inhil...
Mantan Bupati Inhil Ditetapkan Tersangka Korupsi Penyertaan Modal BUMD
Kejati Malut Tetapkan...
Kejati Malut Tetapkan Empat Tersangka Kasus Pengadaan Kapal Nautikan
Berita Terkini
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
1 jam yang lalu
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
1 jam yang lalu
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
2 jam yang lalu
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
13 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
16 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
17 jam yang lalu
Infografis
Demi Simpan Uang Suap...
Demi Simpan Uang Suap Rp40 Miliar, Eks Anggota BPK Sewa Rumah di Kemang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved