Atasi Kabut Asap, Empat Kabupaten di Kalbar Jadi Perhatian Khusus

Jum'at, 04 Agustus 2017 - 16:08 WIB
Atasi Kabut Asap, Empat...
Atasi Kabut Asap, Empat Kabupaten di Kalbar Jadi Perhatian Khusus
A A A
PONTIANAK - Titik api yang menjadi sumber Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi setiap tahun di Kalimantan Barat (Kalbar) sudah semakin berkurang sejak tiga tahun belakangan ini. Namun, Pemprov Kalbar tetap memberikan perhatian khusus di empat Kabupaten yang titik apinya terbanyak.

Untuk itu, Pemrpov Kalbar dan Polda kalbar menggelar apel pasukan operasi Bina Karuna Kapuas 2017 di halaman Polda Kalbar, Jumat (4/8/2017). Apel pasukan operasi Bina Karuna Kapuas 2017 ini juga serentak dilakukan di seluruh Polres yang ada di Kalbar.

Gubernur Kalbar Cornelis yang memimpin apel tersebut mengatakan, meskipun sudah tiga tahun ini titik api berkurang tetapi tetap harus diwaspadai. Pada 2015, kata Cornelis, ada 2724 titik api dan pada 2016 ada 1.565 titik api. Sedangkan pada 2017 berdasarkan data sementara saat ini ada 200-an titik api.

Untuk mengatasi Karhutla, Pemprov Kalbar telah menyiapkan 5 helikopter. Sebab, masih ada titik api di empat kabupaten di Kalbar, yakni Kabupaten Kubu Raya, Ketapang, Kapuas Hulu, dan Sintang.

Dia mengatakan, kebakaran hutan dan lahan ini tidak hanya mendapat sorotan di dalam negeri, tetapi juga sudah menjadi perhatian khusus dari negara tetangga. Sebab, asap mengakibatkan pencemaran udara dan mengganggu perekononian.

Kapolda Kalbar Irjen Pol Erwin Triwanto mengatakan, Polda Kalbar telah mengamankan satu pelaku yang membakar hutan di Kabupaten Kubu Raya di kawasan lahan milik masyarakat. Sampai saat ini petugas tengah melakukan penyelidikan terhadap pelaku pembakaran hutan.

"Saya sudah memerintahkan seluruh jajaran di polda kalbar dalam upaya penegakan hukum terhadap para pelaku pembakaran hutan dan lahan baik itu warga maupun korporasi. Jika ditemukan pembakaran dan akan tindak tegas, supaya memberi efek jera terhadap masyarakat kalbar", tegasnya.

Erwin mengatakan, Kabupaten Kubu Raya akan menjadi prioritas utama penanganan kebakaran hutan dan lahan, karena sumber titik api kebakarannya sangat banyak.
(wib)
Berita Terkait
Cegah Kebakaran Hutan...
Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Pemkab Muba Anggarkan Rp10 Miliar
Penyebab Pendakian Belum...
Penyebab Pendakian Belum Dibuka Meski Titik Api Gunung Arjuno-Welirang Sudah Padam
Provinsi Kanada Umumkan...
Provinsi Kanada Umumkan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan, 24.000 Orang Dievakuasi
Kebakaran Hutan di Chile...
Kebakaran Hutan di Chile Tewaskan 40 Orang
Kebakaran California...
Kebakaran California Meluas, Muncul Titik Api Baru di West Hills
Antisipasi Karhutla,...
Antisipasi Karhutla, Polisi Intensifkan Patroli Hutan di Blora
Berita Terkini
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
1 jam yang lalu
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
2 jam yang lalu
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
9 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
10 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
11 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
11 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved