Warga Keluhkan Lambannya Kinerja BPN Kabupaten Bekasi

Kamis, 03 Agustus 2017 - 00:51 WIB
Warga Keluhkan Lambannya...
Warga Keluhkan Lambannya Kinerja BPN Kabupaten Bekasi
A A A
BEKASI - Lambannya pelayanan di Kantor Pertanahan Kabupaten Bekasi banyak dikeluhkan masyarakat. Sebab mereka menilai, layanan di BPN Kabupaten Bekasi justru berbelit sehingga memakan waktu yang sangat lama.

Belum lagi dugaan maraknya pungutan liar (pungli) menghantui calon pemohon berkas yang ingin mengurus berkasnya. Kekesalan hal itu disebutkan oleh seorang warga bernama Maesaroh (36) karena proses mengurus penghapusan hak tanggungan (roya) terlalu bertele-tele saat ini.

Dua tahun lalu, dia sempat mengurus hal yang sama, namun bisa selesai selama dua hari.”Kalau sekarang butuh waktu dua pekan untuk menyelesaikan roya. Kantor BPN Kabupaten Bekasi ini lebih sibuk mengurus prona,” ujar Maesaroh kepada wartawan, Rabu, 2 Agustus 2017 kemarin.

Keluhan sama dilontarkan oleh pengusaha properti Santi (45). Dia menilai, lambatnya layanan ini bisa berdampak pada iklim investasi ke pemerintah daerah setempat. Bahkan, keluhan ini juga dirasakan oleh para notaris yang mengurus dokumen tersebut.

”Dulu urus perizinan sampai dua minggu, ini sampai berbulan-bulan dan alasannya kepala kantor sedang mengurus prona,” ungkapnya. Santi berharap agar persoalan ini biasa di atasi dengan baik. Sehingga layanan kembali normal seperti beberapa bulan lalu.

Untuk itu, Santi meminta ada evaluasi langsung dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang dan Kanwil BPN Jawa Barat terkait pelayanan pertanahan di Kabupaten Bekasi.”Sudah setahun ini pengurusan apapun jadi lamban. Saya menduga kepala kantornya tidak cakap memimpin,” tegasnya.

Sementara Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bekasi Deni Santo belum bisa dikonfirmasi karena sedang sibuk.”Sekarang ada rapat mendadak di pusat (Kementerian Agraria dan Tata Ruang). Nanti dikabari,” ujar Asisten Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bekasi, Bayu melalui pesan singkatnya.
(whb)
Berita Terkait
Sertifikasi Aset PLN...
Sertifikasi Aset PLN di Sulsel Ditarget Rampung Desember 2021
Rugikan Industri, Pengusaha...
Rugikan Industri, Pengusaha Minta BPN Batalkan Sertifikat Jalan Dahwa Jatiuwung
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
Kanwil BPN Sulsel Dorong...
Kanwil BPN Sulsel Dorong Palopo Jadi Kota Lengkap Pertama di Indonesia
Kakanwil Kemenkumham...
Kakanwil Kemenkumham Temui Kakanwil ATR BPN Sulsel, Ini yang Dibahas
Kantor ATR-BPN Brebes...
Kantor ATR-BPN Brebes Kebakaran, Ruangan Dokumen Pertanahan Hangus
Berita Terkini
Densus 88 Antiteror:...
Densus 88 Antiteror: Bom Rakitan di MAN 3 Padang Berdaya Ledak Rendah
1 jam yang lalu
Pemkot Tangsel Perkuat...
Pemkot Tangsel Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak untuk Cegah Stunting
1 jam yang lalu
Nurdiansyah Ungkap Dinamika...
Nurdiansyah Ungkap Dinamika Menjelang Musda Demokrat Aceh
2 jam yang lalu
Proyek Perpanjangan...
Proyek Perpanjangan 3 Peron Rampung, Stasiun Bogor Kini Bisa Layani 12 Rangkaian Kereta
3 jam yang lalu
Minta Polri Tingkatkan...
Minta Polri Tingkatkan Pencegahan Serangan Bom Rakitan, Sahroni: Semua Pihak Harus Bertanggung Jawab!
3 jam yang lalu
Kaposwil Satgas PRR...
Kaposwil Satgas PRR Aceh Minta BPBD Percepat Pembangunan Huntap
3 jam yang lalu
Infografis
Prabowo Bakal Ungsikan...
Prabowo Bakal Ungsikan 1.000 Warga Palestina ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved