Dinilai Picu Ledakan Tabung Gas, 54 Ribu Karet Gas Non-SNI Diamankan

Senin, 31 Juli 2017 - 15:44 WIB
Dinilai Picu Ledakan...
Dinilai Picu Ledakan Tabung Gas, 54 Ribu Karet Gas Non-SNI Diamankan
A A A
PALEMBANG - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menyita 54.000 karet gas dari dua vendor yang menggunakan dan mengedarkannya ke agen-agen. Keduanya yakni, PT Piranti Nusa Energi Persada dan PT Patra Trading.

Penyitaan ini berawal dari seringnya terjadi ledakan tabung gas di Palembang. Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel melakukan penyelidikan pada Rabu, 14 Juni 2017. Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan, diketahui bahwa karet gas berjumlah puluhan ribu tersebut belum sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI).

Kedua vendor itu diketahui merupakan Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) yang berada di Jalan Palembang-Indralaya KM 17 Kabupaten Ogan Ilir serta di SPPBE Plaju Palembang.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Agung Budi Maryoto menjelaskan, modus operandi yang digunakan SPPBE di KM 17, karena kehabisan stok karet gas. Perusahaan itu lalu memasang karet yang tidak memiliki SNI.

Sementara untuk modus operandi yang djgunakan SPPBE di Plaju Palembang karena mereka hanya menganggarkan untuk karet tanpa SNI. Hal ini mengingat perbandingan biayanya yang cukup besar, yakni Rp65 per karet tanpa SNI sedangkan karet dengan SNI Rp125.

“Sebanyak 54.000 karena ini rinciannya satu perusahaan masing-masing 22.000 karet gas dan 32.000 karet,” kata Irjen Pol Agung Budi Maryoto saat konferensi pers di Polda Sumsel, Senin (31/7/2017).

Polda Sumut masih memeriksa sampel karet gas di laboratorium serta saksi ahli kedua perusahaan tersebut. Polisi belum dapat memastikan bahaya menggunakan karet gas tanpa SNI ini.

Namun, Undang-undang (UU) Nomor 20 Tahun 2014 tentang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian mengatur, produk itu seharusnya sudah memiliki SNI. Sementara yang dipasarkan saat ini kebanyakan tanpa SNI karena memang harganya murah.

“Kami khawatir jika karet ini tidak kuat dan bocor sehingga menyebabkan kebocoran gas dan meledak. Karena itu, kami lakukan penyitaan terhadap karet gas ini,” ujar dia.
(mcm)
Berita Terkait
Tabung Gas untuk Balon...
Tabung Gas untuk Balon Meledak, 1 Tewas dan 2 Luka-luka
Makan Korban Jiwa, Usaha...
Makan Korban Jiwa, Usaha Gas Balon di Depok Tak Kantongi Izin
Rumah Warga Sekitar...
Rumah Warga Sekitar Lokasi Ledakan Tabung Gas Balon Alami Kerusakan
Ini Kata Pertamina,...
Ini Kata Pertamina, Terkait Insiden Ledakan Tabung di Sejumlah Rumah Makan
Rumah di Surabaya Hancur...
Rumah di Surabaya Hancur Akibat Ledakan Tabung Gas, Nenek Alami Luka Bakar
Lantai 2 Rusak Akibat...
Lantai 2 Rusak Akibat Ledakan, Pemilik Rumah Sedang Tidur di Lantai 3
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
2 jam yang lalu
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
3 jam yang lalu
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
5 jam yang lalu
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
5 jam yang lalu
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
5 jam yang lalu
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
6 jam yang lalu
Infografis
Korea Utara Pamerkan...
Korea Utara Pamerkan Kapal Perang Perusak Berbobot 5 Ribu Ton
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved