Bullying Bisa Dicegah dengan Melatih Anak Menghadapi Masalah

Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:02 WIB
Bullying Bisa Dicegah...
Bullying Bisa Dicegah dengan Melatih Anak Menghadapi Masalah
A A A
JAKARTA - Psikolog konseling M Iqbal, mengatakan, aksi bullying dapat dicegah dengan cara melatih anak menyelesaikan masalahnya sejak dini. Jangan sampai saat anak punya masalah malah merasa tidak diperhatikan.

Iqbal melihat aksi bullying atau perundungan sudah menjadi budaya remaja dewasa ini. Tindakan seperti itu bisa terjadi karena akses anak untuk mendapatkan pertolongan psikologis terbatas, khususnya saat anak memiliki masalah.

"Di sekolah umumnya guru BK (Bimbingan Konseling) bukan guru yang bisa diajak konseling psikologis, tapi malah menjadi orang yang menghukum anak itu," ujarnya saat berbicara dalam diskusi Polemik SINDOTrijaya FM bertajuk Berpihak pada Anak di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (22/7/2017).

Menurut Dekan Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana itu, perkembangan pertama anak di usia awal umumnya meniru, sebagaimana bullying. Hal itu terjadi bukan hanya salah dari lembaga pendidikan tapi juga orang tuanya. "Itu tanggung jawab bersama. Bukan hanya mencegah anak menjadi korban tapi juga mencegah anak menjadi pelaku," tuturnya.

Maka itu, kata Iqbal, anak harus dilatih untuk bisa menghadapi masalah. Dengan demikian, saat anak dewasa dan menikah lalu menghadapi masalah, mereka tidak lari dari masalah tersebut. Perlu diingat, saat anak memiliki masalah dan hendak mengadu, guru atau orang tua jangan sampai malah memarahinya dan menganggap remeh sehingga diabaikan.

"Misalnya, anak dijahili anak lain lalu dia mengadu ke orang tuanya. Banyak kasus bukan pelukan (yang didapat) tapi malah dibilang cengeng. Akibatnya, ke depan dia berdiam diri saat ada masalah," jelasnya.

Dampaknya, anak merasa lebih nyaman bertemu dengan anak sebaya atau orang lain. Celakanya, pergaulan anak punya pengaruh buruk, seperti geng motor. “Tapi karena dia merasa bisa mencurahkan masalahnya, akhirnya dia pun ikut terjerumus," ucapnya.
(thm)
Berita Terkait
Hari Pendidikan Nasional,...
Hari Pendidikan Nasional, Kasus Perundungan Sekolah Berubah ke Cyberbullying
4 Negara dengan Kasus...
4 Negara dengan Kasus Bullying Tertinggi
Seorang Pria di Biringkanaya...
Seorang Pria di Biringkanaya Tewas Dikeroyok Gegara Bullying
Kasus Bullying Murid...
Kasus Bullying Murid SD di Enrekang Berujung Damai
Kasus Bullying Penjual...
Kasus Bullying Penjual Jalangkote Diharap Berlanjut ke Pengadilan
Kasus Bullying Meningkat,...
Kasus Bullying Meningkat, Sudin Jakbar Gelar Sosialisasi Pencegahan
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
2 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
4 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
5 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
5 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
6 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved