Tugu Monas hendak Diganti Tugu Keris Siginjai, Tokoh Jambi Protes

Jum'at, 21 Juli 2017 - 14:27 WIB
Tugu Monas hendak Diganti...
Tugu Monas hendak Diganti Tugu Keris Siginjai, Tokoh Jambi Protes
A A A
Niat Pemerintah Kota Jambi untuk mengganti tugu Monumen Perumnas (Monas) atau Tugu Jam Kotabaru di kawasan perkantoran Kotabaru, Kota Jambi menjadi pro dan kontra di tengah masyarakat.

Salah satu tokoh masyarakat Jambi yang juga mantan Bupati, Usman Ermulan mengaku baru mengetahui dari gencarnya media online memberitakannya.

"Saya tahunya dari media, bahwa Tugu Monas yang sudah berdiri puluhan tahun silam akan diganti dengan Tugu Keris Siginjai. Mimpi apa mereka. Akibat ini terjadi ketersinggungan dari masyarakat Jambi," ungkap mantan Bupati Tanjungjabung Barat ini.

Karena itu, Dia sangat kecewa dengan kebijakan Wali Kota Jambi Syarif Fasha. "Saya kecewa dengan wali kota. Buka sejarah. Harus belajar kepada tokoh adat, agama dan budaya," tegasnya.

Menurutnya, alangkah bijaksananya bila melalui meja perundingan banyak pihak. "Rundingkan bila ada sesuatu. Dipikirkan juga nilai sejarah kepemimpinan walikota terdahulu," katanya.

"Kalau mau buat, buat kota baru lagi yang tempatnya strategis, di Seberang kek atau di Paal X yang letaknya pas masuk pintu gerbang Kota Jambi," saran Usman.

Baginya, pembangunan itu tidak selalu menghancurkan yang sudah ada. "Tidak bisa yang sudah ada dihancurkan diganti dengan baru. Bisa habis uang negara," tukasnya.

Bangunan Tugu Monas tentunya sudah ada nilai sejarah yang seharusnya dipertahankan. "Bila memang Keris Siginjai mempunyai nilai sejarah bisa ditempatkan ditempat terhormat. Lebih afdol lagi dibuat di lokasi yang baru," beber Usman.

Dengan demikian, katanya, pemimpin sekarang ada ikon tersendiri. "Bila dulu Wali Kota Zainur Haviz ikonnya Tugu Monas, Abdullah Manap dengan Jembatan Makalam, serta Azhari DS ikonnya pada Terminal Simpang Rimbo. Nah dengan dibangunnya Tugu Keris Siginjai akan menjadi ikon Wali Kota Jambi sekarang, Syarif Fasha," ungkapnya.

Disamping itu, tuturnya, dimana lokasi yang mempunyai nilai sejarah perjuangan rakyat Jambi, tepat bisa dibangun di sana.

"Untuk apa dihancurkan, sudah bagus ada tugu monas.Yang terpenting perluasan pembangunan dengan konsep yang baik. Selain bisa menambah destinasi wisata juga menambah perekonomian kerakyatan setempat," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Stafsus Menkeu: Inovasi...
Stafsus Menkeu: Inovasi Kebijakan Daerah Jadi Kunci Pembangunan Nasional
Kunjungi Pelosok, Gubernur...
Kunjungi Pelosok, Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Rp1 Miliar
Pohuwatu Gunakan Dana...
Pohuwatu Gunakan Dana Desa Bangun Rumah Sehat Komunal Gratis Bagi Warga Miskin
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Tunjukkan Komitmen Dukung Pembangunan Daerah
Daya Saing Award, Upaya...
Daya Saing Award, Upaya Majukan Potensi di Daerah
Akselerasi Pembangunan...
Akselerasi Pembangunan Daerah
Berita Terkini
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
8 jam yang lalu
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
9 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
10 jam yang lalu
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
11 jam yang lalu
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
11 jam yang lalu
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
12 jam yang lalu
Infografis
Deretan Tokoh Bangsa...
Deretan Tokoh Bangsa Lulusan Pesantren, Ada Gus Dur hingga Haedar Nashir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved